Michael Cuomo Sindir Rafael Leao: Ia Seperti Mobil Ferrari Bermesin Kecil

Rafael Leao
Rafael Leao Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Performa Rafael Leao bersama AC Milan kembali menjadi sorotan tajaam di kalangan pengamat.

Jurnalis Italia Michael Cuomo melontarkan kritik tajam yang menggambarkan kondisi sang pemain dengan analogi yang cukup mencolok: seperti Ferrari bermesin kecil.

Dalam pernyataannya kepada MilanVibes, Cuomo menilai bahwa kualitas Leao sebenarnya tidak diragukan, tetapi performanya kerap tidak konsisten.

Baca Juga:Gianfranco Teotino Tuding Formasi 3-5-2 yang Buat Italia Gagal Lolos ke Piala DuniaTawaran Rp850 Miliar Ditolak Inter, Barcelona Siap Korbankan Dani Olmo Demi Alessandro Bastoni

Ia bahkan menyebut Milan bisa tampil lebih baik tanpa versi terburuk Leao, namun jauh lebih berbahaya ketika sang pemain berada dalam kondisi terbaiknya.

“AC Milan bermain lebih baik tanpa Leao yang buruk, dan bermain jauh lebih baik dengan Leao terbaik. Kita berbicara tentang Ferrari dengan mesin mobil kecil,” ujar Cuomo.

Analogi tersebut merujuk pada potensi besar yang dimiliki Leao, namun tidak selalu didukung oleh kontribusi nyata di lapangan.

Minimnya gol, assist, dribel, hingga aksi individu khasnya membuat penampilannya kerap dinilai tidak maksimal.

Cuomo menegaskan bahwa sepak bola Italia seharusnya memiliki ambisi untuk melihat Leao dalam performa terbaiknya secara konsisten, bukan sekadar menerima versi pemain yang tampil naik-turun seperti saat ini.

“Kita ingin melihat Leao terbaik, tetapi saat ini kita harus menilai dia apa adanya: pemain dengan potensi luar biasa, namun belum mampu memaksimalkannya secara konsisten,” lanjutnya.

Ia juga menyinggung aspek mentalitas dan sikap di lapangan. Menurut Cuomo, masalah utama Leao bukan hanya soal teknis, tetapi juga kontinuitas dalam pendekatan permainan.

Baca Juga:Jurnalis Italia: Bursa Transfer Januari Bikin Gasperini dan Massara Tak AkurItalia Gagal Lolos ke Piala Dunia, Sandro Sabatini: Bastoni Akan Memikul Tanggung Jawab yang Sangat Lama

Hal ini sejalan dengan pernyataan legenda Milan, Andriy Shevchenko, yang menekankan pentingnya sikap di klub sebesar Milan.

“Shevchenko mengatakan, di Milan Anda tidak boleh salah dalam hal sikap. Kritik terbesar untuk Leao adalah kurangnya konsistensi dalam hal itu,” jelas Cuomo.

Meski demikian, ia tetap mengakui bahwa kehadiran Leao dengan sikap dan performa yang tepat bisa mengangkat level permainan Milan secara signifikan.

Harapan pun disematkan agar Leao mampu kembali menunjukkan performa terbaiknya, seperti saat tampil gemilang di fase gugur Liga Champions.

Di sisi lain, Cuomo juga menyoroti kontribusi Adrien Rabiot yang dinilai memiliki pengaruh besar dalam keseimbangan tim, baik secara taktik maupun mental.

0 Komentar