Menurut Asep, kekhawatiran di level pimpinan daerah memang wajar. Namun, kepanikan tidak akan menyelesaikan persoalan jika tidak diiringi pembenahan yang konkret.
“Wajar kalau wali kota dan sekda panik. Tapi ini harus jadi bahan evaluasi, bukan sekadar reaksi,” pungkasnya. (firgiawan)
