Jurnalis Italia: Massara Akan Jadi Kambing Hitam Jika AS Roma Gagal Lolos ke Liga Champions

Ricky Massara
Ricky Massara Foto: Tangkapan layar Instagram@officialasroma
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Tekanan mulai mengarah ke manajemen AS Roma usai menelan kekalahan dari Como yang menjadi pesaing langsung perebutan tiket Liga Champions musim depan.

Jurnalis Italia, Raimondo De Magistris, menilai direktur olahraga Ricky Massara berpotensi menjadi pihak yang paling disalahkan jika Giallorossi gagal mengamankan tiket ke UEFA Champions League musim depan.

Dalam kolom editorialnya di Tuttomercatoweb, De Magistris menyoroti bagaimana Roma justru kehilangan momentum di fase krusial musim ini dan menggambarkan situasi tim yang mengalami penurunan signifikan dalam waktu singkat.

Baca Juga:Incar Kiper Tottenham, Petinggi Inter Terbang ke LondonTak Terima Gelar Piala Afrika Diserahkan ke Maroko, Pelatih Senegal Pamer Piala bersama Tentara

Beberapa pekan lalu, Roma yang kini dilatih Gian Piero Gasperini sempat berada dalam posisi menguntungkan.

Bahkan, mereka nyaris unggul tujuh poin atas Juventus yang ditangani Luciano Spalletti. Namun situasi berubah drastis.

Kini, Roma justru tertinggal dua poin dari Juventus dan bahkan terpaut tiga poin dari Como 1907 yang tampil mengejutkan musim ini.

Kekalahan dalam laga penting, termasuk saat menghadapi Como di Stadion Senigaglia, semakin memperlihatkan penurunan performa tim.

Dalam laga tersebut, Roma sebenarnya sempat mendapat peluang awal melalui Donyell Malen, namun gagal dimanfaatkan dengan baik.

Meski sempat dirugikan oleh keputusan wasit, termasuk kartu kuning kontroversial untuk Wesley França, De Magistris menegaskan bahwa kesalahan wasit bukan alasan utama penurunan performa tim.

Faktanya, Roma hanya mampu meraih dua kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir—sebuah catatan yang menunjukkan krisis performa yang cukup serius.

Baca Juga:Blerim Dzemaili: Saya Menolak AC Milan demi Bolton, Betapa Bodohnya SayaBeppe Marotta Akui Inter Seperti Kelinci yang Diburu: Lebih Mudah Jadi Pemburu

Dengan posisi empat besar yang semakin menjauh, Roma juga gagal untuk mengamankan tiket ke Liga Champions lewat jalur UEFA Europa League.

Roma sendiri terakhir kali tampil di Liga Champions pada musim 2018/2019. Artinya, sudah tujuh tahun Giallorossi absen dari kompetisi elite Eropa tersebut.

Jika kembali gagal, maka klub berpotensi harus menurunkan ambisi mereka di musim panas, sekaligus mengevaluasi besar-besaran proyek yang baru dibangun.

Proyek tersebut melibatkan Gasperini sebagai pelatih, Massara sebagai direktur olahraga, serta Claudio Ranieri dalam peran sebagai penasihat senior.

Situasi semakin kompleks karena Roma juga harus memperhatikan aspek finansial.

0 Komentar