RADARTASIK.ID – Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengakui posisi timnya dalam perburuan gelar musim ini tidaklah mudah.
Hal itu ia sampaikan saat berbicara dalam konferensi video di sela acara Motore Italia, sebuah roadshow yang digelar oleh Milano Finanza di Milan.
Dalam kesempatan tersebut, Marotta membahas persaingan perebutan Scudetto yang semakin ketat, sekaligus menyinggung posisi Inter di puncak klasemen sementara di bawah asuhan pelatih Cristian Chivu.
Baca Juga:Daftar Pemain Gratisan yang Diburu Juventus: dari Lewandowski hingga SpinazzolaKeluarga Rafael Leao Tak Cocok dengan Tawaran Gaji dan Bonus Terbaru dari AC Milan
Menurut Marotta, berada di posisi teratas justru menghadirkan tekanan lebih besar dibandingkan tim yang mengejar dari belakang.
Ia mengibaratkan Inter seperti “kelinci” dalam perlombaan yang menjadi target utama para pemburu.
“Kami adalah kelinci yang harus dihentikan, dan itu adalah posisi yang paling sulit. Menjadi pemburu yang mengejar justru lebih mudah,” ujar Marotta.
Pernyataan tersebut mencerminkan situasi yang tengah dihadapi Nerazzurri.
Sebagai pemuncak klasemen, Inter kini menjadi tim yang paling diincar oleh para pesaingnya dalam perebutan gelar Serie A.
Setiap pertandingan menjadi krusial, karena kesalahan sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh rival untuk memangkas jarak.
Meski demikian, Marotta tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap peluang timnya dan menegaskan bahwa Inter memiliki kualitas dan mentalitas untuk mempertahankan posisi hingga akhir musim.
“Kami kompetitif dan yakin bisa mencapai tujuan. Saya ingin menularkan optimisme kepada tim dan juga para suporter,” lanjutnya.
Baca Juga:Temui Jorge Mendes, Juventus Mulai Bergerak untuk Datangkan Bernardo SilvaAtalanta Dibantai Bayern Munchen 10-2, Legenda AC Milan: Jangan Ratapi Kekalahan
Keyakinan tersebut tidak lepas dari konsistensi performa Inter sepanjang musim ini.
Kombinasi pengalaman pemain senior dan kontribusi pemain muda membuat skuad Nerazzurri mampu tampil stabil di kompetisi domestik meski gagal di Eropa.
Namun, Ia mengakui tekanan sebagai pemimpin klasemen tetap menjadi tantangan tersendiri yang harus dikelola dengan baik.
Selain membahas persaingan di lapangan, Marotta juga menyinggung isu di luar sepak bola, yakni kemungkinan keterlibatan klub dalam proyek ekspansi NBA ke Eropa.
Belakangan, muncul spekulasi mengenai potensi digelarnya pertandingan atau kolaborasi lintas olahraga di kota Milan.
Menanggapi hal tersebut, Marotta memilih berhati-hati dan menyebut rencana tersebut masih sebatas wacana dan belum ada perkembangan konkret.
