GARUT, RADARTASIK.ID – Musim mudik nasional idul Fitri 1447 H/2026 bakalan menjadi kenanganan indah bagi Wildan (25), Pemudik lajang asal kota santri, Tasikmalaya yang sukses mengarungi jalur mudik tahun ini dengan sukses.
Menggunakan mesin rongsok Bajaj lawas buatan 1962, pemuda asal Tasikmalaya itu sukses menaklukan perjalanan mudik Cileungsi Kabupaten Bogor – Manonjaya Kab. Tasikmalaya, hingga dua hari lamanya.
“Kemarin saya berangkat pukul 06.00 WIB pagi dari Cileungsi Bogor, sekarang baru sampai Negreg,” ujar dia, saat ditemui di sela-sela istirahat dekat pos terpadu Kaledong Nagreg, Bandung, Rabu (18/3/2026).
Baca Juga:Arus Mudik Meningkat, Polres Garut Mulai Obral One Way di Jalur LimbanganMalam Mandalawangi!
Menurutnya, mudik menggunakan motor rakitan bermesin bajaj itu, memberikan gairah dan tantangan tersendiri, selain harus lihat menjalankan kendaraan ala vespa tersebut, rangka dan aksesoris yang digunakan pun jauh dari sempurna.
“Saya membuat rangka motor secara otodidak bersama teman-teman komunitas,” ujar dia mengenang.
Tak ayal, selama di perjalanan dari Cileungsi hingga Nagreg, Kabupaten Badung saat ini, banyak warga menyapa, termasuk para pemudik senasib yang sama-sama menggunakan roda dua. “Kadang saat macet, kami bertepu sapa sesama pemudik menanyakan ke mana arah tujuan,” kata dia.
Menyenangi dunia motor Vespa sejak remaja, Ali Jin Al Junubi, panggilan akrab Wildan di kalangan pehobi Komunitas Vespa Bogor, memang terbilang nekat untuk mengarungi perjalanan mudik ratusan kilometer (km) jalur Bogor – Tasik tersebut.
“Hari ini saya terpaksa tidak puasa sebab tadi kemalaman di Cimahi Bandung, dan tidak sahur,” ujar dia dengan ramah.
Mengunakan sandaran tempat duduk dari jok sepeda, ia merakit sendiri rangka motor seadanya, tanpa memperdulikan kelengkapan aksesoris kendaraan secara sempurna.
“Yang penting mesin tidak mogok, kalau soal lampu depan dan Lampu sen motor itu urusan belakangan,” ujar dia.
Baca Juga:Tim Gabungan Bea Cukai Tasikmalaya dan Jabar Gagalkan Peredaran 664 Ribu Batang Rokok Ilegal di Dua LokasiAlarm Amir Mahpud!
Dalam perjalanan dua hari ini telah dilalui, total sebanyak Rp 60 ribu telah ia keluarkan untuk membeli bensin 2 tax motornya. “Alhamdulillah sampai dua hari ini, motor lancar tidak ada kendala mogok di jalan,” ujar dia.
Selain mendapatkan pengalaman baru, mudik menggunakan vespa rakitan memberikan pelajaran pentingnya kerja keras dan optimisme dalam setiap kesempatan.
