RADARTASIK.ID— Di luar hiruk-pikuk pertandingan dan tekanan klasemen Persib Bandung kembali menapakkan jejaknya ke wilayah yang lebih luas: gaya hidup.
Klub kebanggaan Kota Kembang itu memperluas identitasnya melalui kolaborasi dengan Weekend Offender.
Persib kolaborasi dengan streetwear Inggris Weekend Offender yang selama ini dikenal lekat dengan kultur tribun sepak bola Eropa.
Baca Juga:Jelang Lebaran, Persib Liburkan Pemain Seminggu, Bojan Hodak: Sebentar Melupakan SepakbolaJeda Napas Kompetisi, Persebaya Tingkatkan Kemampuan Fisik Para Pemainnya, Ini Target Bernardo Tavares
Dari pertemuan dua dunia ini lahir koleksi eksklusif—sebuah pertautan antara identitas kuat Maung Bandung dan semangat subkultur suporter global.
Kolaborasi ini bernaung di bawah program KolaboraSIB, sebuah inisiatif kreatif dari Persib Store yang secara konsisten membuka ruang temu antara klub dan pelaku industri kreatif.
Program tersebut tidak sekadar menghadirkan merchandise, melainkan menggeser cara pandang: atribut klub tak lagi berhenti di stadion, melainkan bergerak menjadi bagian dari keseharian, menyusup ke ruang-ruang gaya hidup urban.
Sebelumnya, KolaboraSIB telah merajut kerja sama dengan berbagai elemen kreatif dari Bandung—mulai dari band seperti Koil dan Teenage Death Star, hingga brand lokal seperti Cosmic serta seniman visual Dendy Darman.
Dari sana, Persib secara perlahan membangun ekosistem yang mempertemukan sepak bola dengan denyut kreatif Kota Bandung.
Vice President Marketing PT Persib Bandung Bermartabat, Budi Ulia, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Weekend Offender telah lama masuk dalam agenda klub musim ini.
Ia menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperluas relevansi Persib di luar konteks pertandingan.
Baca Juga:Emaxwell Souza Buka Suara Usai Gagal Penalti ke Gawang Dewa United hingga Persija Gagal Pepet Persib BandungBawa 1 Poin dari Borneo FC, Kapten Persib Marc Klok Menjanjikan Perbaikan saat Melawan Semen Padang
Ia menuturkan bahwa Persib Store ingin menghadirkan produk yang tidak hanya layak dikenakan di stadion, tetapi juga menyatu dengan gaya hidup sehari-hari, sambil tetap membawa identitas klub dalam pendekatan streetwear yang lebih luas.
Pilihan terhadap Weekend Offender bukan tanpa alasan.
Brand yang lahir di Inggris itu memiliki akar kuat dalam kultur suporter sepak bola—sebuah nilai yang beririsan dengan karakter Bobotoh, kelompok pendukung Persib yang dikenal loyal, ekspresif, dan memiliki identitas kultural yang khas.
Pertemuan ini, dengan demikian, terasa organik: dua kultur berbeda yang berbicara dalam bahasa yang sama.
