Adani Minta Leao Berhenti Bersikap Seperti Pemain Bintang: Dia Menangkan Scudetto karena Ibra dan Giroud

Rafael Leao
Rafael Leao terlihat kesal saat ditarik keluar oleh Allegri Foto: Tangkapan layar X
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Sikap Rafael Leão kembali menjadi sorotan setelah AC Milan menelan kekalahan 0-1 dari SS Lazio.

Penyerang asal Portugal itu terlihat kesal saat ditarik keluar oleh pelatih Massimiliano Allegri pada babak kedua, memicu berbagai kritik dari pengamat sepak bola Italia.

Dalam laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Milan harus mengakui keunggulan Lazio setelah gol tunggal Gustav Isaksen pada menit ke-26 babak pertama.

Baca Juga:Ambrosini Akui Mimpi Scudetto AC Milan Sudah Berakhir: Mereka Lebih Dekat ke Posisi LimaMenolak Jabat Tangan, Fabregas Tuding Gasperini Tak Sportif

Kekalahan tersebut membuat langkah Milan dalam perburuan gelar Serie A semakin berat.

Meski sehari sebelumnya Inter Milan hanya bermain imbang 1-1 melawan Atalanta BC, Rossoneri tetap gagal memanfaatkan peluang untuk memangkas jarak.

Kini Inter yang dilatih Cristian Chivu bahkan memimpin dengan keunggulan delapan poin.

Padahal sebelum pertandingan ini Milan sedang dalam tren positif setelah meraih dua kemenangan beruntun, yakni atas US Cremonese dan kemenangan penting dalam derby melawan Inter.

Namun perhatian publik setelah pertandingan justru tertuju pada reaksi Leao saat digantikan pada menit ke-67.

Allegri menariknya keluar untuk memberi tempat kepada Niclas Füllkrug, tetapi Leao terlihat tidak senang dengan keputusan tersebut dan sempat menunjukkan gestur protes kepada pelatihnya.

Melihat hal itu, mantan bek tim nasional Italia yang kini menjadi analis sepak bola, Daniele Adani, memberikan kritik keras terhadap sikap Leao dalam program La Domenica Sportiva di Rai.

Baca Juga:Menang Telak, Joan Laporta Kembali Jadi Presiden BarcelonaLazio Kubur Impian Scudetto AC Milan, Leao Ngamuk Saat Diganti

Menurut Adani, perilaku seperti itu bukanlah hal baru dari pemain berusia 27 tahun tersebut.

“Tidak ada yang baru. Musim lalu dia dilatih oleh Paulo Fonseca dan Sérgio Conceição. Dalam kedua kasus itu, dia sempat tampil baik di awal lalu menurun,” ujar Adani.

Adani juga menilai bahwa terlalu berlebihan jika ada yang memuji pekerjaan Allegri dalam mengembangkan Leao.

“Memang dikatakan bahwa Allegri berhasil menempatkannya sebagai pusat proyek tim meski dia sering mengalami cedera. Tapi sikap seperti ini terus kita lihat,” lanjutnya.

Menurut Adani, bakat besar yang dimiliki Leao tidak selalu diikuti oleh konsistensi performa maupun perilaku di lapangan.

0 Komentar