Meski terbuka terhadap kemungkinan penjualan, Inter tidak akan melepas Bastoni dengan harga murah.
Menurut La Gazzetta dello Sport, Nerazzurri tidak bersedia membuka pembicaraan jika nilai tawaran berada di bawah €70 juta atau sekitar Rp1,19 triliun (dengan kurs €1 = Rp17.000).
Angka tersebut mencerminkan pentingnya peran Bastoni dalam skuad Inter selama beberapa musim terakhir.
Baca Juga:Tak Mau Sepakbola Italia Ditertawakan, Luca Toni Minta Panggil Baggio dan Maldini3 Senjata AC Milan Boyong Moise Kean ke San Siro
Bek kelahiran 1999 itu telah berkembang pesat sejak bergabung dari Atalanta pada musim panas 2019. Ia kini menjadi salah satu bek tengah terbaik di Italia sekaligus pemain kunci bagi tim nasional.
Saat ini Bastoni masih terikat kontrak dengan Inter hingga Juni 2028. Situasi ini membuat posisi klub cukup kuat dalam menghadapi kemungkinan negosiasi dengan klub peminat.
Menurut laporan yang sama, pendekatan awal dari Barcelona sejauh ini belum memengaruhi sikap sang pemain.
Bastoni disebut masih memiliki hubungan yang sangat kuat dengan Inter dan tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan kariernya bersama Nerazzurri.
Di sisi lain, bek berusia 26 tahun itu juga merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Inter.
Ia menerima gaji bersih sekitar €5,5 juta per musim, atau sekitar Rp93,5 miliar per tahun.
Karena itu, jika tidak ada tawaran yang benar-benar menggoda—bahkan mampu membuat pemilik klub, Oaktree Capital Management, mempertimbangkannya—Inter justru bisa membuka pembicaraan untuk memperpanjang kontrak Bastoni dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga:Fabio Caressa: Sihir Allegri Jadikan Pavlovic Bek Papan AtasScudetto dan Juara Coppa Italia Impian Terakhir Mkhitaryan di Inter Milan
Untuk saat ini, masa depan Bastoni masih terbuka. Namun dengan minat dari Barcelona dan rencana perombakan skuad Inter, saga transfer bek Italia tersebut berpotensi menjadi salah satu cerita besar di bursa transfer musim panas mendatang.
