GARUT, RADARTASIK.ID – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2026, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi jalan provinsi di Kabupaten Garut, Rabu, 11 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya monitoring kesiapan infrastruktur yang akan dilalui pemudik, sekaligus mengevaluasi progres pembangunan dan pemeliharaan jalan provinsi.
Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Ir Prasetyawati MM, menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut arus mudik, mulai dari percepatan pembangunan jalan hingga pemeliharaan rutin.
Baca Juga:Kodam III/Siliwangi Peringati Nuzulul Qur’an 1447 H, Perkuat Karakter Prajurit Menuju Indonesia MajuWork From Cafe: Rahasia Tetap Produktif di Tengah Suasana Santai
“Tujuannya untuk memastikan kesiapan jalan menjelang arus mudik Idul Fitri,” ungkap Prasetyawati dalam siaran pers yang diterima Radartasik.id.
Fokus pada Titik Rawan Macet
Perhatian utama Komisi IV difokuskan pada jalur-jalur yang biasanya mengalami kepadatan tinggi selama musim mudik.
Beberapa titik yang menjadi sorotan antara lain jalur Cikopo–Palimanan, jalur Gentong Tasikmalaya–Garut, serta jalur Sukabumi menuju Ciawi.
Menurut Prasetyawati, fokus pemantauan pada daerah-daerah rawan macet ini diharapkan bisa mencegah kemacetan parah saat puncak arus mudik.
Selain itu, DPRD mendorong percepatan perbaikan jalan yang masih berlangsung, terutama di ruas-ruas utama yang akan dilalui pemudik.
Hal ini dinilai penting agar arus kendaraan dapat berjalan lancar tanpa hambatan akibat jalan rusak atau belum rampung diperbaiki.
Penataan Kawasan Sepanjang Jalur Mudik
Tidak hanya kondisi fisik jalan, Komisi IV juga menyoroti pentingnya penataan kawasan di sepanjang jalur mudik.
Baca Juga:BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Komitmen Negara Hadir, Dirut Kunjungi Pasien Kecelakaan KerjaPrabowo Tetapkan Pimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan 2026–2031, Ini Strategi Besarnya untuk Lindungi Pekerja
Keberadaan parkir liar dan aktivitas pedagang di badan jalan disebut berpotensi menimbulkan kemacetan meskipun kondisi jalan dalam keadaan baik.
Penertiban di titik-titik strategis dianggap krusial untuk menjaga kelancaran arus mudik.
Harapan Arus Mudik Lancar
Prasetyawati menyampaikan harapan bahwa berbagai persiapan yang telah dilakukan dapat membuat arus mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Peningkatan kesiapan ini, mulai dari pembangunan, pemeliharaan jalan, hingga penataan kawasan, diyakini menjadi langkah strategis untuk meminimalkan kemacetan dan meningkatkan kenyamanan pemudik.
Dengan pemantauan langsung oleh DPRD dan upaya percepatan perbaikan jalan, warga Jawa Barat diharapkan dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan lancar pada Lebaran tahun ini. (Handri S Budiman)
