“Kalau tidak tenang ya bisa panik. Tapi kalau tenang, kita tahu kapan mengelak, kapan memukul, kapan menghindar,” tambahnya.
Diky menilai kegiatan berbagi kepada anak yatim dan lansia menjadi contoh nyata bahwa komunitas olahraga juga bisa menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat di Kota Tasikmalaya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menebar kebaikan selama hidup.
“Kita hidup di dunia ini hanya sementara. Jadi mari kita berbagi sebelum semuanya berakhir,” jelasnya. (rezza rizaldi)
