Apalagi sektor yang mereka pegang bukan sektor hening. PUPR menyangkut fisik yang bisa difoto sebelum dan sesudah.
Disdikbud menyangkut generasi yang setiap hari berangkat sekolah.
Jika belum ada narasi besar yang terdengar, maka ruang itu akan diisi spekulasi.Padahal yang dibutuhkan hanya satu: komunikasi. Tidak harus bombastis. Tidak perlu dramatis.
Cukup jelaskan peta masalah. Sampaikan prioritas. Terangkan strategi. Buka diri untuk pertanyaan.
Baca Juga:Tali Kasih Polres Tasikmalaya Melalui Gerakan Pangan Murah di Bulan RamadanTransfer Pejabat Pemkab Tasik Tahun Ini: Dua Kadis dari Purwakarta dan Kementerian (part 1)
Karena publik Kabupaten Tasikmalaya bukan ingin sensasi. Mereka hanya ingin kepastian bahwa keputusan “mengimpor” itu bukan sekadar keinginan pribadi.
Sebentar lagi, bulan madu selesai. Yang tersisa adalah kinerja nyata. Dan di situlah transfer musim ini benar-benar akan dinilai. (red)
