Sabatini Tuding Duel Como vs Inter Bukan Pertandingan Sepak Bola: Membosankan

Sandro Sabatini
Sandro Sabatini Foto: Tangkapan layar Instagram@sandrosabatini
0 Komentar

Ia juga menilai pelatih Inter, Cristian Chivu, tidak menampilkan versi terbaik timnya.

Dalam ulasannya terhadap individu pemain, Sabatini menyebut Davide Frattesi hanya melakukan beberapa akselerasi di sisi kanan, sementara Diouf bergerak di kiri—semuanya disebutnya “sekadar latihan.”

Francesco Pio Esposito disebut bekerja keras memperebutkan bola-bola udara, tanpa mendapat suplai memadai di kaki.

Baca Juga:Marotta Bantah Derby Lawan AC Milan Penentu Scudetto: Masih Banyak Pertandingan JebakanAC Milan Belum Menyerah Kejar Scudetto, Leao Anggap Derby Lawan Inter Laga Hidup dan Mati

Hakan Calhanoglu dinilai terlalu pasif di lingkaran tengah, sementara kontribusi pemain pengganti seperti Piotr Zielinski dan Marcus Thuram juga dianggap minim dampak.

Sabatini bahkan menyindir bahwa kedua tim seperti sepakat untuk tidak saling melukai. Ia menilai ada semacam “non-permainan” yang disepakati secara diam-diam antara Fabregas dan Chivu.

Di akhir laga, Inter sempat menguasai bola selama tiga hingga empat menit untuk mengamankan hasil imbang tanpa gol.

Bagi Sabatini, itu adalah simbol dari pertandingan yang hambar dan tak layak dikenang.

Penentuan finalis Coppa Italia kini ditunda hingga leg kedua di San Siro. Sabatini menutup tulisannya dengan nada ironis, menyebut laga berikutnya “pasti akan lebih baik.” Sebab, menurutnya, mustahil tampil lebih buruk dari pertandingan ini.

Komentar pedas tersebut jelas menambah tekanan bagi kedua tim.

Leg kedua nanti bukan hanya soal tiket final, tetapi juga tentang membuktikan bahwa mereka masih mampu menghadirkan sepak bola yang layak disebut sebagai tontonan.

0 Komentar