Hanifan Tebar Kepedulian Lewat Santunan Yatim

hanifan kota tasikmalaya
Puluhan anak dan remaja dari salah satu yayasan di Kota Tasikmalaya foto bersama usai menerima santunan, Sabtu (28/2/2026). (Fitriah Widayanti/radartasik.id)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Hanifan, organisasi syiar keagamaan, pendidikan, dan sosial menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan kegiatan kajian serta santunan anak yatim di Atrium Mayasari Plaza, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut diisi dengan kajian keagamaan serta penyaluran santunan kepada anak yatim dari berbagai wilayah di Kota Tasikmalaya.

Ketua Hanifan, Netti Natia Helvie, mengatakan pada kegiatan kali ini pihaknya menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim yang berasal dari sejumlah lembaga dan wilayah sekitar Mayasari Plaza.

Baca Juga:Admin Kominfo Juga Manusia!Kepala MAN 1 Tasikmalaya Berganti, H Husen Digantikan H Eka Mulyana

Para penerima santunan berasal dari berbagai lembaga dan wilayah, di antaranya 42 anak dari Yayasan Mutiara Galunggung asuhan Bunda Eti, anak-anak dari Hifdhul Mursalin Sukarindik binaan Ustadz Soleh, masyarakat sekitar kawasan Mayasari Plaza, serta 10 anak dari salah satu yayasan di wilayah Condong.

“Alhamdulillah kita bisa menyantuni sebanyak 100 anak yatim dari beberapa tempat, termasuk dari sekitar Mayasari karena kegiatan ini juga difasilitasi di sini,” ujarnya.

Adapun santunan yang diberikan berupa paket sembako untuk orang tua atau wali anak serta bantuan uang yang dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah.

Netti mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya perhatian terhadap anak-anak yatim.

“Yang namanya menyantuni anak yatim tidak harus hanya setahun sekali, misalnya saat hari anak yatim atau saat Muharam. Ini menjadi kewajiban kita bersama, terutama bagi yang diberikan kelebihan rezeki,” katanya.

Melalui kajian yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, anak-anak yatim juga diberikan motivasi agar tetap percaya diri serta tidak merasa rendah diri meski harus tumbuh tanpa kehadiran seorang ayah.

Selain Safari Ramadan, Hanifan juga secara rutin menggelar berbagai kegiatan sosial dan keagamaan lainnya, seperti program Jumat Berkah serta kajian rutin yang dilaksanakan dua kali dalam sebulan. (Fitriah Widayanti)

0 Komentar