Meski begitu, ia tetap harus memutar otak karena Otoa masih dalam masa pemulihan, sementara Brooke Norton-Cuffy belum tersedia.
Laga ini juga memiliki nilai historis. Pertandingan melawan Inter akan menjadi partai ke-2000 Genoa di ajang Serie A—sebuah tonggak penting bagi klub tertua di Italia itu.
Presiden klub, Sucu, dijadwalkan hadir langsung menyaksikan momen bersejarah tersebut.
Namun bagi De Rossi, angka dan seremoni bukan prioritas utama. Ia ingin melihat timnya tampil tanpa rasa inferior.
Baca Juga:Jurnalis Italia: Juventus Gagal Curi Maignan dari AC MilanDe Rossi Tak Takut Timnya Jadi Ajang Pelampiasan Amarah Inter yang Tersingkir dari Liga Champions
“Kami tidak boleh merasa seperti korban yang dikorbankan,” tegasnya.
Melawan pemimpin klasemen di kandang sendiri memang bukan tugas ringan.
Tetapi Genoa datang dengan semangat baru dan identitas yang mulai terbentuk.
Apakah mereka mampu mematahkan kutukan sebelas kekalahan beruntun di San Siro?
Jawabannya akan ditentukan oleh keberanian, disiplin, dan keyakinan bahwa sejarah bisa ditulis ulang.
