Ia menyebut Situ Gede sebagai ruang strategis yang belum “karopea” alias belum terlalu tersentuh, sehingga tepat dijadikan titik awal.
“Kalau budaya terus dibiarkan jadi ornamen, jangan heran kalau suatu hari Kota Tasikmalaya kehilangan ruhnya sendiri,” pungkasnya dengan nada satir. (rezza rizaldi)
