RADARTASIK.ID – Puasa adalah ibadah yang sangat penting bagi umat muslim di seluruh dunia.
Bagi banyak orang, puasa bukan hanya soal menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh.
Namun bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan seperti asam lambung, menjalankan puasa bisa menjadi tantangan tersendiri.
Baca Juga:Ide Prompt AI Edit Foto Kembang Api Depan Rumah Suasana Ramadan6 Menu Sahur Lezat yang Bisa Buat Kamu Kenyang Sampai Berbuka
Asam lambung naik ketika perut kosong terlalu lama, sehingga gejala seperti heartburn, rasa perih di ulu hati, dan mual bisa muncul lebih sering.
Saat berpuasa, waktu kosong antara sahur dan berbuka bisa cukup panjang, dan ini meningkatkan kemungkinan naiknya asam lambung.
Namun, dengan pengaturan pola makan dan kebiasaan yang tepat, penderita asam lambung tetap dapat menjalankan puasa dengan nyaman.
Berikut ini tips puasa untuk penderita asam lambung selama ramadan 2026 agar gejala tidak semakin parah dan tetap sehat.
1. Jangan Pernah Melewatkan Sahur
Sahur merupakan waktu makan penting bagi penderita asam lambung.
Makan sahur akan membantu menjaga perut tetap terisi sehingga produksi asam lambung tidak meningkat secara drastis saat puasa.
Pilih makanan yang mudah dicerna, tinggi serat, dan memiliki kombinasi karbohidrat kompleks serta protein.
Baca Juga:Ide Takjil Simpel tapi Nagih! Cocok untuk Menu Buka Puasa Setiap HariPuasa Lancar Kerja Aman? Ini Panduan Produktif Saat Puasa Paling Lengkap
Contohnya seperti oatmeal, nasi merah, telur, atau sayuran rebus yang dapat memberi energi tanpa memicu gejala.
2. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung
Jenis makanan tertentu dikenal dapat merangsang naiknya asam lambung.
Beberapa di antaranya adalah makanan pedas, makanan berlemak tinggi, makanan asam (seperti tomat, jeruk), kopi, minuman bersoda, dan cokelat.
Karena itu, tips puasa untuk penderita asam lambung yang paling penting untuk menghindari makanan tersebut saat sahur atau berbuka puasa.
3. Berbuka dengan Cara yang Tepat
Saat berbuka puasa, jangan langsung makan dalam porsi besar.
Tubuh yang lama tidak menerima makanan cenderung memproduksi banyak asam lambung di awal waktu iftar.
Sebagai langkah aman, mulailah berbuka dengan air putih, kurma, atau sup hangat yang lembut di lambung.
Kemudian tunggu sekitar 20–30 menit sebelum melanjutkan menu utama.
4. Perhatikan Porsi dan Cara Makan
Makan terburu-buru dan dalam porsi besar dapat memberi tekanan ekstra pada lambung dan memicu refluks asam.
