RADARTASIK.ID— Bandung kembali menata hari-harinya menuju sebuah Kamis yang menjanjikan. Bobotoh akan menjadi saksi laga Persib vs Madura United.
Pada 26 Februari 2026, di Gelora Bandung Lautan Api, Persib Bandung akan menjamu Madura United dalam pekan ke-23 Super League Indonesia musim 2025/2026.
Sebuah laga yang tidak sekadar soal jadwal kompetisi, melainkan tentang kesinambungan ambisi dan keteguhan menjaga posisi.
Baca Juga:Preview Persib vs Ratchaburi FC: Bojan Hodak Siapkan Kejutan di Hadapan Bobotoh Ikhtiar Bojan Hodak Bawa Persib Lolos ke 8 Besar ACL Two, Bidik Kemenangan dari Ratchaburi FC
Maung Bandung disebut mengusung tekad kemenangan saat menghadapi Laskar Sapeh Kerrab.
Tiga poin dipandang sebagai harga yang tak bisa ditawar, terlebih ketika bermain di rumah sendiri.
Dari tribun GBLA, dukungan Bobotoh diyakini akan menjelma bahan bakar bagi Beckham Putra Nugraha dan rekan-rekannya—api yang tak terlihat namun terasa dalam setiap langkah dan tekel.
Tim asuhan Bojan Hodak datang dengan bekal kenangan manis dari pertemuan pertama pada November 2025.
Kala itu, Persib menang 4-1. Gol-gol dari Luciano Guaycochea, Federico Barba, Uilliam Barros, dan Thom Haye menjadi penegas dominasi, sementara Madura United hanya sempat membalas lewat penalti Albertine Joao Pereira.
Hasil itu kini menjadi rujukan kepercayaan diri—bukan untuk terlena, melainkan sebagai pengingat bahwa kemenangan pernah diraih dengan kerja yang terukur.
Di tengah penantian itu, kabar mengenai tiket lebih dulu menyapa. Melalui Persib App, penjualan Early Bird telah dibuka.
Baca Juga:Kisah Manis Joel Vinicius di Arema FC, Cetak 2 Gol ke Gawang Semen Padang dalam Laga PentingArema FC Petik 3 Poin di Kanjuruhan dari Semen Padang, Perubahan Taktik Marcos Santos Jadi Kunci Kemenangan
Harga tiket Persib vs Madura United Rp105.000 ditetapkan untuk periode 17–18 Februari 2026—sebuah kesempatan bagi Bobotoh untuk memastikan tempat dengan nilai yang lebih bersahabat.
Namun jumlahnya terbatas, dikhususkan bagi penonton Tribun Timur, Utara, dan Selatan.
Maka, sebelum peluit panjang ditiup, perjalanan telah dimulai dari genggaman tangan—dari layar ponsel tempat tiket dipesan, dari niat yang diteguhkan untuk hadir dan menyatu dalam sorak.
Sebab bagi Persib, setiap pertandingan adalah bab baru; dan bagi Bobotoh, setiap tiket adalah janji untuk berdiri bersama Sang Maung Bandung, apa pun yang menanti di atas rumput hijau.
