RADARTASIK.ID— Hangatnya kebersamaan mengalir di Lapangan Tarantula, Bandung, ketika ribuan Bobotoh memadati arena dalam PERSIBDay Festival yang digelar pada Minggu, 15 Februari 2026.
Perayaan bertema “8 Years of Expert Taste” itu menjelma ruang temu yang merangkum perjalanan panjang, loyalitas, serta nilai-nilai yang tumbuh seiring waktu—sebuah kisah kolektif yang dirajut selama delapan tahun terakhir.
Festival ini hadir sebagai ungkapan apresiasi atas kebersamaan panjang antara Persib Bandung dan Gudang Garam.
Baca Juga:Persib Menjemput Keajaiban, Bersiap Kalahkan Ratchaburi FC di GBLA, Sepakbola Menyisakan Celah KejutanDaftar Harga Tiket Persib vs Ratchaburi FC untuk Main di GBLA, Saatnya Bobotoh Penuhi Stadion
Lebih dari seremoni, perhelatan tersebut menjadi cermin perjalanan kolaborasi yang setia hadir bukan hanya di puncak kemenangan, tetapi juga di lintasan penuh tantangan yang ditempuh bersama.
Sejak matahari meninggi, antusiasme Bobotoh mengalir melalui beragam aktivitas terbuka lintas usia.
Jalan santai sejauh delapan kilometer bersama komunitas Kaki Besi menjadi metafora perjalanan delapan tahun yang kokoh.
Angka delapan menjadi benang merah di seluruh rangkaian acara—dari turnamen mini soccer yang melibatkan delapan komunitas Bobotoh hingga atmosfer kompetitif yang tetap menjunjung nilai kebersamaan.
Sentuhan nostalgia menguat lewat pameran jersey legendaris Persib.
Koleksi bersejarah itu mengajak pengunjung menelusuri kembali simpul-simpul penting perjalanan klub, seraya menegaskan bahwa identitas dan kebanggaan lahir dari proses panjang yang dijalani bersama.
Ruang inklusif juga dibuka bagi pelaku UMKM Bandung Raya.
Aneka produk—mulai dari atribut tim, kuliner khas Jawa Barat, hingga kopi lokal—menemukan panggung untuk berjumpa langsung dengan Bobotoh dalam suasana suportif.
Di sela acara, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat yang juga Bos Persib Adhitia Putra Herawan, menuturkan bahwa festival ini dimaksudkan sebagai ungkapan terima kasih atas kebersamaan delapan tahun yang telah terjalin.
Baca Juga:Pekerjaan Rumah Persebaya Sebelum Lawan Bhayangkara FC, Bernardo Tavares Terus Racik Taktik Jitu Komentar Bojan Hodak Usai Persib Kalah dari Ratchaburi FC, Siap Membalas di Stadion GBLA
Ia menekankan, perayaan tersebut dirancang untuk merefleksikan perjalanan bersama di berbagai situasi, dengan konsep yang terinspirasi dari simbol angka delapan.
Puncak acara menghadirkan momen berbagi cerita antara pemain Persib Achmad Jufriyanto dan Dedi Kusnandar bersama legenda klub Djadjang Nurdjaman dan Zaenal Arif.
Dalam kesempatan itu, Dedi menilai festival ini sebagai ruang yang mempererat ikatan antara Bobotoh, pemain, manajemen, dan mitra. Sejalan dengannya, Jufriyanto menyampaikan harapan agar inisiatif semacam ini terus berlanjut sebagai upaya menjaga kedekatan dengan Bobotoh.
