TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Akademi Indoboxing menggelar Ekshibisi Tarung Lagga Striking sebagai ajang uji masa latihan atlet muda di Wisata Alam Ihsan Pataya, Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/2/2026).
Laga ini diikuti atlet yang baru menjalani latihan selama tiga hingga enam bulan.
Mereka diturunkan ke ring untuk mengukur kesiapan mental dan teknik sebelum masuk jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
Baca Juga:NU 100 Tahun di Kota Tasikmalaya: dari Karnaval Budaya ke Agenda PeradabanBupati Tasik dan Oleh-Oleh Jalan dari Jakarta
Ketua Umum Indoboxing Lagha Inau, H Rana Nuralamsyah, mengatakan ekshibisi ini menjadi tahapan penting pembinaan atlet.
“Ini uji masa latihan anggota Indoboxing yang baru berlatih tiga sampai enam bulan. Mereka ditarungkan supaya ke depan bisa jadi atlet profesional,” katanya.
Dalam laga tersebut, digelar 32 partai dengan melibatkan 64 atlet. Beberapa partai bahkan menghadirkan petarung profesional, termasuk juara dari Bandung Gelut 1 dan Bandung Gelut 3.
“Partai utama diisi pemain profesional. Total ada 64 atlet yang tampil hari ini,” terang Rana.
Menurutnya, Indoboxing tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga pembinaan karakter anak muda agar tidak terseret pada aktivitas negatif di jalanan.
“Dulu banyak anak-anak jalanan yang biasa berkelahi. Sekarang ditarik ke Indoboxing. Di sini ada pembinaan olahraga dan juga keagamaan supaya mereka tidak bergelut di kriminalitas,” ucapnya.
Rana menambahkan, Indoboxing telah mencatat prestasi di level regional. Pada ajang Bandung Gelut sebelumnya, kontingen Indoboxing berhasil meraih 12 medali emas dan 2 perak dari 14 atlet yang bertanding.
Baca Juga:Polisi Turun Tangan Punguti Sampah Situ Gede, Kota Tasikmalaya Diingatkan Soal Ruang Publik yang Mulai LelahHarlah NU ke-100 di Kota Tasikmalaya Fokus Penguatan Ukhuwah dan Regenerasi Kader
“Target ke depan tentu ke tingkat provinsi dan nasional. Sementara masih gabungan antara boxing, kickboxing, dan thai boxing,” harapnya.
Ia juga menitipkan pesan kepada para atlet agar menjadikan olahraga sebagai jalan prestasi dan masa depan.
“Semoga para atlet sukses dan punya prestasi. Prestasi itu penting, bisa membantu untuk sekolah maupun pekerjaan. Sudah ada yang bekerja karena prestasi dari Indoboxing,” jelasnya.
Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menilai kegiatan olahraga seperti ini penting sebagai ruang ekspresi anak muda.
“Anak muda itu adrenalinnya tinggi dan butuh pengakuan. Kalau disediakan ruang kreatif seperti ini, bisa meminimalisir kenakalan remaja,” tuturnya.
