Uang Rp477 Juta Raib dalam Proyek Sekolah, Oknum ASN Kota Tasikmalaya Dipolisikan Pengusaha

kasus penipuan proyek sekolah di Tasikmalaya
Ilustrasi proyek fiktif uang raib. olah digital AI
0 Komentar

“Uangnya masuk ke orang Cianjur, bukan ke saya. Saya dikenalkan dengan orang itu dan diberi tahu ada pekerjaan di sekolah Jamanis dan Rajapolah,” tutur R saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon.

R bahkan menyebut dirinya juga korban dalam kasus ini. Menurutnya, orang yang disebut sebagai pengelola proyek menjanjikan pencairan anggaran pada Desember 2025.

Namun hingga kini, proyek tak kunjung berjalan dan yang bersangkutan sudah tidak kooperatif.

Baca Juga:Ventilator Tertahan di APBD Perubahan, RSUD Dewi Sartika Kota Tasikmalaya Masih Puasa dari BPJSTruk Buah Seruduk Truk Pasir di Sewaka Kota Tasikmalaya; Sopir Terjepit hampir Dua Jam, Evakuasi Dramatis

“Bukti transfer semuanya ada di saya. Saya hanya perantara,” singkatnya.

Camat Cibeureum, Rahman, membenarkan bahwa R merupakan ASN yang bertugas di Kecamatan Cibeureum dan baru sekitar satu tahun menjabat di wilayah tersebut.

“Betul, baru satu tahun di Kecamatan Cibeureum. Sebelumnya berdinas di Disnaker Kota Tasikmalaya,” cetusnya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra mengakui perkara tersebut masih dalam tahap pendalaman.

“Masih kami dalami,” ujarnya singkat.

Kasus ini menambah daftar panjang cerita proyek yang lebih cepat sampai ke meja polisi ketimbang ke lapangan pembangunan.

Dua sekolah masih menunggu revitalisasi, sementara uang ratusan juta masih menunggu kejelasan. (rezza rizaldi)

0 Komentar