PPM Berusia 45 Tahun dan Janji Baru Para Pewaris Juang!

pelantikan Pemuda Panca Marga Kabupaten Tasikmalaya 2026–2031
Sekretaris PD PPM Jabar, Budi Mahmud Saputra dan Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim menghadiri pelantikan pengurus PPM Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026). Ujang Nandar / Radar Tasikmalaya
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Jam menunjukkan 14.30 WIB. Pendopo Baru Singaparna mulai penuh. Bukan oleh suara gaduh. Tapi oleh ingatan.

Kamis (5/2/2026), Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Tasikmalaya resmi dilantik untuk periode 2026–2031.

Di hari yang sama, organisasi ini genap berusia 45 tahun. Setengah abad kurang lima. Usia yang cukup untuk menoleh ke belakang. Sekaligus cukup matang untuk bertanya ke depan.

Baca Juga:BPJS Mati Mendadak, MPP Diserbu Warga Kota Tasikmalaya yang Ingin Aktif KembaliUang Rp477 Juta Raib dalam Proyek Sekolah, Oknum ASN Kota Tasikmalaya Dipolisikan Pengusaha

Sekitar 200 orang hadir. Lengkap. Dari Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, unsur DPRD, TNI-Polri, veteran pejuang, hingga pengurus PPM Jawa Barat. Negara datang. Sejarah ikut berdiri.

Upacara berjalan rapi. Lagu Indonesia Raya. Hymne PPM. Mars PPM. Mengheningkan cipta. Ada saat-saat ketika ruangan terasa lebih sunyi dari biasanya. Barangkali karena yang dikenang bukan sekadar nama. Tapi pengorbanan.

PPM memang tidak lahir dari ruang kosong. Ia lahir dari cerita panjang para veteran. Dari mereka yang dulu bertaruh nyawa agar republik ini punya arti. Maka sumpah prasetya yang dibacakan siang itu bukan formalitas. Ia semacam janji ulang. Pada negara. Pada sejarah.

Bupati Tasikmalaya H Cecep Nurul Yakin menyampaikan sambutan yang tenang. Tidak berapi-api. Tapi tegas. Ia mengucapkan selamat kepada pengurus baru. Dan selamat ulang tahun ke-45 kepada PPM.

Menurutnya, PPM bukan hanya organisasi kepemudaan. Ia adalah pewaris nilai kejuangan. Penjaga nasionalisme. Mitra strategis pemerintah.

“Pembangunan daerah tidak bisa dikerjakan sendiri,” kira-kira begitu maknanya. Perlu kebersamaan. Perlu persatuan. Perlu organisasi yang tahan godaan zaman.

Cecep memberi penghormatan khusus kepada para sesepuh dan keluarga besar PPM. Mereka, katanya, adalah sumber keteladanan. Nilai pengorbanan itu tidak boleh putus di generasi sekarang.

Baca Juga:Ventilator Tertahan di APBD Perubahan, RSUD Dewi Sartika Kota Tasikmalaya Masih Puasa dari BPJSTruk Buah Seruduk Truk Pasir di Sewaka Kota Tasikmalaya; Sopir Terjepit hampir Dua Jam, Evakuasi Dramatis

Ketua PC PPM Tasikmalaya yang baru dilantik, Haris Somantri, menyadari betul beban sejarah itu. Ia menegaskan pelantikan bukan puncak acara. Justru titik awal. “Ini amanah,” katanya.

Amanah untuk menjaga persatuan. Untuk menumbuhkan nasionalisme. Untuk hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar hadir di baliho.

Ia berjanji PPM Tasikmalaya akan bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Menjaga kondusivitas. Mendukung pembangunan. Bekerja dalam diam, tapi terasa.

0 Komentar