Sabatini Sindir Pengkritik AC Milan: Mereka Cuma Bisa Membuka Mulut Tanpa Alasan

AC Milan
Selebrasi pemain AC Milan usai membantai Bologna 3-0 Foto: Tangkapan layar Instagram@acmilan
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Kemenangan meyakinkan AC Milan atas Bologna tak hanya mempertegas kualitas tim asuhan Massimiliano Allegri, tetapi juga memantik komentar tajam dari jurnalis Italia, Sandro Sabatini.

Dalam ulasannya di Calciomercato, Sabatini secara terang-terangan menyindir para pengkritik Milan yang dinilainya terlalu mudah meremehkan progres nyata Rossoneri musim ini.

Menurut Sabatini, kemenangan 3-0 tersebut bukan sekadar hasil dari buruknya performa Bologna, melainkan cerminan dari Milan yang telah mencapai level kesadaran baru—baik secara kolektif maupun individual.

Baca Juga:Siapa Yanis Massolin? Pemain Baru Inter yang Dijuluki Titisan Adrien RabiotDaftar Klub Serie A dengan Penghasilan Terbesar dari Bursa Transfer Musim Dingin: Lazio No.1

Ia mengakui Bologna tampil di bawah standar, namun menegaskan bahwa hal itu tak boleh mengaburkan fakta utama: Milan tampil luar biasa, rapi, dan penuh keyakinan.

“Milan Allegri telah memperoleh kesadaran yang tak terbantahkan pada para pemainnya dan keindahan permainan yang nyata,” tulis Sabatini.

Sebuah keindahan, lanjutnya, yang hanya tak terlihat oleh mereka yang memilih menutup mata. Atau lebih buruk lagi, membuka mulut tanpa alasan.

Sindiran tersebut diarahkan pada kritik-kritik yang selama ini menilai sepak bola Allegri terlalu pragmatis, kaku, bahkan membosankan.

Sabatini justru melihat sebaliknya. Ia menilai Milan kini mampu memadukan soliditas khas Allegri dengan kualitas teknis yang membuat permainan mereka efektif sekaligus enak ditonton.

Contoh paling nyata terlihat di lini belakang. Trio De Winter, Gabbia, dan Pavlovic tampil disiplin, keras, namun tetap terorganisir.

Mereka nyaris membuat Mike Maignan “menganggur”, hingga sang kiper merayakan perpanjangan kontraknya layaknya menjalani hari libur karena minimnya ancaman.

Di lini tengah, Luka Modric kembali menjadi nyawa Rossoneri.

Baca Juga:CEO Sassuolo Tak Setuju Inter Dikenai Sanksi Akibat Lemparan Petasan ke Emil AuderoJurnalis Italia Tuding Bursa Transfer AC Milan Mengecewakan

Sabatini menegaskan bahwa kehebatan Modric kini tak lagi mengejutkan, karena sang gelandang Kroasia terus menunjukkan kelasnya dalam menyederhanakan permainan.

Dukungan dari Rabiot, Loftus-Cheek, dan Fofana membuat Milan unggul secara fisik, visi, dan intensitas.

Bagi Sabatini, kritik terhadap Milan kerap lahir dari prasangka lama, bukan dari analisis objektif terhadap apa yang terjadi di lapangan.

Allegri dianggap statis, padahal timnya terus berkembang, baik dalam penguasaan ruang, transisi, maupun efektivitas serangan.

Klasemen pun berbicara. Milan tetap menjaga jarak lima poin dari Inter, sekaligus memperlebar keunggulan tujuh poin atas Roma di posisi kelima.

0 Komentar