AS Roma Tim dengan Kinerja Terbaik di Bursa Transfer Musim Dingin, AC Milan, Inter dan Juve Diberi Nilai 5,5

AS Roma
Ilustrasi AS Roma Tangkapan layar Instagram@officialasroma
0 Komentar

Strategi “menunggu momen tepat” menjadi ciri utama Milan di Januari.

Gagalnya transfer Jean-Philippe Mateta karena masalah fisik semakin menegaskan minimnya dampak bursa musim dingin bagi klub Merah Hitam, meski perekrutan Fullkrug tetap mendapat catatan positif.

Lazio justru lebih aktif, tetapi hanya diberi nilai 5. Penjualan beberapa pemain inti dilakukan demi menyeimbangkan neraca keuangan.

Baca Juga:Inter Tolak Tawaran Rp510 Miliar dari Lazio untuk Frattesi, AC Milan Terancam Gagal Datangkan MatetaAllegri Bantah Level AC Milan di Bawah Inter

Meski ada tambahan pemain muda dan satu kiper potensial, hasil akhirnya dinilai belum sebanding dengan risiko yang diambil.

Di luar klub besar, Genoa dan Cremonese mencuri perhatian dengan nilai 6,5.

Genoa dinilai cerdas merespons kebutuhan pelatih dengan mendatangkan kiper berpengalaman dan memangkas pemain yang tak memberi dampak.

Cremonese pun dianggap stabil dan realistis, memperkuat sektor krusial tanpa melakukan revolusi yang tidak perlu.

Sementara itu, klub-klub seperti Atalanta, Bologna, Fiorentina, dan Torino berada di level aman dengan nilai rata-rata 6, menandakan bursa yang cukup fungsional meski tanpa gebrakan besar.

Penilaian ini menegaskan satu hal: bursa transfer musim dingin bukan soal seberapa besar uang yang dikeluarkan, melainkan seberapa tepat keputusan yang diambil.

AS Roma menjadi contoh paling jelas, sementara Milan, Inter, dan Juventus harus menunggu musim panas untuk menebus kekecewaan Januari.

0 Komentar