Siapa Bryan Zaragoza? Pemain Baru AS Roma yang Punya Tinggi 164 Cm

Bryan Zaragoza
Bryan Zaragoza Foto: Tangkapan layar Instagram@bryanzaragoza
0 Komentar

RADARTASIK.ID – AS Roma bergerak cepat di detik-detik akhir bursa transfer untuk memenuhi permintaan pelatih Gian Piero Gasperini.

Giallorossi akhirnya mendapatkan pemain sayap kiri yang selama ini dibutuhkan: Bryan Zaragoza, winger asal Spanyol kelahiran 2001 yang dikenal lincah, teknis, dan eksplosif meski memiliki postur mungil setinggi 164 sentimeter.

Roma merekrut Zaragoza dari Bayern Munich dengan status pinjaman disertai opsi pembelian, yang bisa berubah menjadi kewajiban membeli apabila Giallorossi mampu mengamankan tiket Liga Champions.

Baca Juga:Emil Audero Dilempar Petasan oleh Fans Inter, Curva Nord Terancam DitutupJuventus Hajar Parma 4-1, Media Italia Sebut Bremer Bermain seperti Striker

Kesepakatan ini juga melibatkan Celta Vigo, klub tempat Zaragoza bermain sebagai pemain pinjaman pada paruh pertama musim.

Sesuai perjanjian awal antara Bayern dan Celta pada musim panas, Zaragoza sejatinya dijadwalkan bertahan di Spanyol hingga akhir musim.

Namun, Celta menyetujui pemutusan pinjaman lebih awal dengan imbalan kompensasi finansial.

Langkah ini menegaskan ambisi Roma yang ingin menambah kualitas dan variasi di sektor sayap, area yang selama ini kerap bergantung pada solusi darurat.

Dengan kehadiran Zaragoza, Gasperini kini memiliki profil winger murni yang mampu bermain melebar, menusuk ke dalam, sekaligus membuka ruang bagi rekan setimnya.

Bryan Zaragoza Martínez lahir di Málaga pada 9 September 2001. Ia mengawali karier sepak bolanya di daerah asal sebelum masuk akademi muda Granada.

Debut profesionalnya tercatat bersama Ejido pada 2020, momen yang menjadi titik awal perjalanannya menuju level tertinggi.

Baca Juga:Mateta Gagal Tes Medis di London, AC Milan Kirim Dokter ke ParisBiasin Bantah Fabregas Hanya Habiskan Duit Bos Djarum: Ide Lebih Penting dari Uang

Empat tahun berselang, Zaragoza menarik perhatian Bayern Munich. Klub raksasa Jerman itu memboyongnya dengan nilai pinjaman 13 juta euro, setara Rp221 miliar.

Ekspektasi pun langsung meninggi. Namun, adaptasi di Bundesliga tidak berjalan mulus.

Zaragoza hanya mencatat tujuh penampilan bersama Bayern sebelum akhirnya dipulangkan ke Spanyol.

Perjalanannya berlanjut melalui masa peminjaman ke Osasuna, lalu ke Celta Vigo.

Bersama Celta pada paruh pertama musim ini, Zaragoza tampil 19 kali di La Liga dan mencetak satu gol.

Di kompetisi Eropa, kontribusinya justru lebih terasa: satu gol—termasuk ke gawang Bologna—dan tiga assist dalam tujuh pertandingan Liga Europa.

Posisi natural Zaragoza adalah sayap kiri yang gemar memotong ke tengah dengan kaki kanan sebagai tumpuan.

0 Komentar