Jalan Lili Kusuma Kota Banjar Akan Direkonstruksi

Jalan Lili Kusuma Kota Banjar
Pengendara saat melintas di Jalan Mayjen Lili Kusuma yang kembali rusak, Senin sore (2/2/2026). (Anto Sugiarto/radartasik.id)
0 Komentar

BANJAR, RADARTASIK.ID – Jalan Mayjen Lili Kusuma di Lingkungan Tanjungsukur Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman akan direkonstruksi. Sebelumnya, jalan rusak hanya dilakukan penambalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kota Banjar Asep Daddy mengatakan, sebelumnya Jalan Mayjen Lili Kusuma dilakukan penambalan semi beton.

“Karena sering dilalui kendaraan bertonase berlebih, maka jalan kembali rusak dan berlubang. Tahun kemarin ditambal supaya menekan potensi kecelakaan saja,” ucapnya, Senin (2/2/2026).

Baca Juga:Pelari Muda MAN 1 Tasikmalaya, Muhammad Yazid Anwar, Borong Medali dan Amankan Tiket Porprov 2026MAN 1 Tasikmalaya Borong Piala, Sabet Gelar Juara Umum Penegak se-Jawa Barat di Ajang Ekspresi ke-16

Diakuinya, kondisi Jalan Mayjen Lili Kusuma posisi airnya di bawah, ditambah sebelah kanan dan kiri tidak terdapat saluran air, sehingga ketika turun hujan, air menggenang di jalan sebelum mengalir ke area persawahan warga.

Mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah V Tasikmalaya terkait rencana pelaksanaan kegiatan jalan.

“Insyaallah kita akan melakukan pertemuan membahas terkait jalan. Khususnya Jalan Lili Kusuma masuk dikerjakan tahun ini (2026),” jelasnya.

Diketahui, panjang Jalan Mayjen Lili Kusuma 668 meter. Rencananya akan dilakukan rekontruksi sepanjang 300 meter, mulai dari SMK BP hingga ujung gudang wings (tikungan).

Rencananya, rekonstruksi akan dilakukan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah V Tasikmalaya, dengan anggaran sekitar Rp4,3 miliar yang bersumber dari Provinsi Jawa Barat (Jabar).

“Dari 4 paket yang kita usulkan ke Provinsi (Jabar), yang fix cuma satu titik (Jalan Mayjen Lili Kusuma),” ujarnya.

Sebelumnya, salah seorang pengendara Ridwan Firdaus mengaku sepeda motornya sempat masuk ke lubang di jalan tersebut. Apalagi ketika turun hujan, lubang di jalan tidak akan terlihat.

Baca Juga:Lari yang Berubah Makna di Kota Tasikmalaya! (Part 1)Gelorakan Kedisiplinan, 93 Sekolah Ikuti LKBB Grilya Mustofa Nasional di MAN 1 Tasikmalaya

“Kalau memang sudah diperbaiki, kenapa rusak lagi. Ya minimal, jalan rusak seperti ini tidak asal-asalan diperbaiki-nya,” tegasnya.

Warga lainnya, Yayan mengaku sering lewat jalan tersebut. “Iya tahu sudah pernah diperbaiki, cuma hanya bertahan sebentar. Itu buktinya rusak lagi, karena sering dilalui kendaraan besar sehingga cepat rusak,” katanya.

Seharusnya, dikatakan dia, jalan tersebut lebih baik dicor beton bukan diaspal. Kalau pun belum mampu dibangun dengan beton, setidaknya ada upaya pembatasan tonase kendaraan. (Anto Sugiarto)

0 Komentar