Rendahnya skor SPI Kabupaten Tasikmalaya dinilai Nandang cukup wajar. Sejumlah indikator menunjukkan daerah tersebut masuk kategori rentan korupsi, mulai dari lemahnya transparansi, pengelolaan keuangan, hingga pengadaan barang dan jasa yang belum berjalan baik.
“Di Kabupaten Tasikmalaya sepertinya sangat loyal ke atasan, sehingga keputusannya tergantung atasan, makanya publik di kabupaten tidak berani memberikan penilaian,” ungkap Nandang.
Harusnya, kata dia, hasil SPI KPK menjadi input untuk kepala daerah, dan bagaimana kepala daerah khususnya wakil kepala daerah bisa melakukan pendalaman ke internal.
Baca Juga:Perempuan yang Menjaga Uang Kota Tasikmalaya Itu Pindah ke Ruang Pertimbangan!Cheka Virgowansyah, Kini Mengurus Kepala Daerah dan Sekretaris Daerah se-Indonesia!
“Karena tanggungjawab internal bobotnya lebih banyak di wakil bupati,” pungkasnya. (red)
