Untuk standar Milan—yang kini dijalankan manajemen Amerika—itu angka yang tergolong berat, terutama untuk pemain mendekati usia 30 tahun.
Sky Sport dan jurnalis Matteo Moretto menyebut Milan belum bersedia mengeluarkan paket finansial setinggi itu.
Meski demikian, jika Modric akhirnya memutuskan hengkang, perhitungan tersebut dapat berubah signifikan, membuka kemungkinan Milan menyesuaikan struktur gaji atau bernegosiasi insentif-performa.
Baca Juga:Intip Detail Gaji Robinio Vaz di AS Roma: Bonus Performa Capai Rp8,5 MiliarPerkuat Lini Serang, Juventus Ngotot Pulangkan Chiesa dan Bidik Striker Rp595 Miliar dari Prancis
Musim ini, Goretzka tampil 15 kali di Bundesliga dan 5 kali di Liga Champions dan sudah mencetak satu gol.
Walaupun masih menjadi bagian rotasi utama pelatih Vincent Kompany di liga, jam terbangnya di Eropa jauh berkurang dan ia tidak lagi menjadi starter reguler.
Setelah mencatat 288 pertandingan dan 47 gol untuk Bayern, sang gelandang diyakini mulai mempertimbangkan petualangan baru.
Dengan fisik kuat, kemampuan mengalirkan bola ke kotak penalti, serta kecerdasan taktis, Goretzka dinilai cocok dengan identitas sepak bola yang ingin dibangun Milan.
Kini, semuanya tinggal menunggu: apakah Modric memberi lampu hijau untuk berlanjut, ataukah Milan membuka pintu era baru dengan bintang Jerman tersebut.
