BANJAR, RADARTASIK.ID – Sebanyak 100 pengajuan bantuan benih ikan masuk ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (Distan) Kota Banjar selama tahun 2025. Dari jumlah tersebut hanya 75 yang terealisasi.
“Hampir 100 pengajuan bantuan benih ikan yang masuk ke kita di tahun 2025 kemarin, tapi yang terealisasi hanya 75,” ucap Kepala Distan Kota Banjar Yoyon Cuhyon, Senin (12/1/2026).
Sementara sisanya sebanyak 25 pengajuan baru akan direalisasikan di tahun 2026. Tapi melalui proses verifikasi ulang oleh petugas ke lapangan.
Baca Juga:Hati-Hati dengan Circle!Putusan Belum Siap, Sidang Vonis Endang Juta Diundur
Diakuinya, permintaan bantuan benih ikan cukup banyak. Sementara ketersediaan benihnya terbatas sehingga untuk penyalurannya disesuaikan sesuai kriteria.
Kata dia, mereka yang mendapat bantuan benih ikan ada tiga kriteria, yakni kelompok budidaya ikan, KWT (Kelompok Wanita Tani) dan Pondok Pesantren (Ponpes).
“Tahun 2025 kemarin kita salurkan benih ikan gurame sebanyak 55 ribu ekor dan ikan nila sebanyak 25 ribu ekor, hampir 80 ribu ekor benih,” terangnya.
Menurut Yoyon, bantuan benih ikan bagi tiga kriteria tersebut baru berjalan dua tahun. Pihaknya hanya menyediakan benih ikan untuk indukan.
“Diharapkan kepada penerima bisa membudidayakan lagi agar jumlahnya semakin banyak,” katanya.
Setelah benih ikan indukan banyak, secara tidak langsung permintaan benih ikan akan tercukupi dan bisa memenuhi untuk dijadikan ikan konsumsi.
“Kita tidak larang kalau benih ikan indukan yang kita berikan dijadikan ikan konsumsi, hanya saja sayang. Minimal dibudidayakan dulu supaya banyak, setelah itu baru bisa dijadikan ikan konsumsi,” ujarnya.
Baca Juga:Soal Dugaan Korupsi BUMDEsma Cigalontang, Dewan Desak Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya Lakukan AuditMUI Kota Banjar Sebut Jasa Sewa Pacar Haram!
Karena, kata dia, daerah lain seperti Tulungagung maupun daerah lain membeli benih ikan indukan di Kota Banjar lalu dibudidayakan hingga banyak.
Setelah berkembang biak, mereka menjual lagi menjadi ikan konsumsi ke Banjar dengan harga yang lumayan sehingga terjadi perputaran ekonomi.
Pihaknya pun akan terus menggenjot, supaya budidaya ikan di Kota Banjar bisa meningkat sehingga kebutuhan ikan bisa terpenuhi. (Anto Sugiarto)
