RADARTASIK.ID – Saat musim hujan melanda, kondisi jalan yang licin dan visibilitas yang menurun membuat berkendara menjadi lebih berisiko, terutama bagi para pengendara sepeda motor.
Hujan yang turun tak hanya membuat jalan menjadi basah, tetapi juga menyisakan bahaya tersembunyi.
Terutama saat hujan baru mulai turun, saat campuran air dan kotoran menciptakan permukaan jalan yang sangat licin.
Baca Juga:Dari Diplomasi ke Operasi Militer: Perubahan Sikap Trump terhadap Nicolas MaduroBenarkah Harga Cat Ditentukan oleh Warna Pilihan? Ini Penjelasan Teknis yang Jarang Dibahas
Namun, meskipun risikonya tinggi, bukan berarti berkendara di tengah hujan tidak bisa dilakukan dengan aman.
Berikut adalah beberapa tips yang wajib diperhatikan agar tetap #Cari_Aman di jalan raya.
Prioritaskan Visibilitas: Lampu Utama Bukan Hazard
Salah satu tantangan terbesar ketika berkendara di tengah hujan deras adalah visibilitas.
Air yang turun dari langit dan melapisi jalanan dapat menghalangi pandangan, baik bagi pengendara itu sendiri maupun pengendara lainnya.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan sepeda motor kamu terlihat dengan jelas oleh kendaraan lain.
Nyalakan lampu utama, bukan hanya lampu senja, agar motor kamu lebih mudah dikenali.
Sementara itu, meskipun banyak motor yang dilengkapi dengan lampu hazard, sebaiknya hindari penggunaannya saat berkendara.
Baca Juga:Jaga Performa Mesin Sepeda Motor Anda dengan Perawatan Radiator yang TepatDecluttering: AHM Ajak Gen-Z Ciptakan Lingkungan Lebih Hijau dan Berkelanjutan
Lampu hazard hanya diperuntukkan dalam keadaan darurat atau saat kendaraan berhenti.
Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak Aman
Hujan membuat jalan menjadi licin, dan ini dapat mengurangi daya cengkram ban pada permukaan jalan.
Akibatnya, pengereman menjadi lebih lambat dan risiko kecelakaan semakin besar.
Untuk itu, pastikan kamu mengurangi kecepatan jauh di bawah kondisi normal.
Semakin pelan kamu berkendara, semakin banyak waktu yang dimiliki untuk bereaksi terhadap situasi tak terduga.
Jangan lupa untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan—idealnya dua kali lebih jauh daripada kondisi jalan kering.
Waspadai Risiko Aquaplaning
Salah satu bahaya yang sering terjadi saat berkendara di tengah hujan deras adalah aquaplaning, atau ketika ban kehilangan kontak dengan permukaan jalan akibat lapisan air.
Ini bisa membuat kendaraan terasa melayang dan sulit dikendalikan. Jika kamu mengalami aquaplaning, yang pertama kali perlu dilakukan adalah tetap tenang.
