TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID — Pemerintah Kota Tasikmalaya mengklaim situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga saat malam pergantian tahun 2025 menuju 2026.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan aktivitas warga berlangsung aman tanpa gangguan berarti.
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring di sejumlah titik strategis, kondisi kota relatif terkendali.
Baca Juga:Gerindra Kota Tasikmalaya Dorong Kepedulian Lingkungan di Tengah BencanaWali Kota Tasikmalaya Jangan Duduk Manis Terima Laporan ABS Soal Penggalian Retribusi Parkir
Ia menyebut koordinasi lintas unsur berjalan efektif dalam mengantisipasi potensi gangguan malam tahun baru.
“Secara umum, situasi Kota Tasikmalaya aman dan kondusif. Pemantauan dilakukan bersama Forkopimda Plus dan seluruh elemen terkait,” ujar Viman saat ditemui di kawasan Jalan HZ Mustofa, Rabu (31/12/2025) malam.
Pemantauan mencakup pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), fasilitas kesehatan, hingga simpang-simpang utama yang dilengkapi sistem pengaturan lalu lintas.
Menurut Viman, kesiapsiagaan tenaga medis di RSUD juga berjalan optimal untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan layanan darurat.
“Dokter dan tenaga kesehatan siaga penuh. Pelayanan kesehatan selama Nataru dipastikan tetap berjalan maksimal,” katanya.
Di sektor lalu lintas, pengawasan dilakukan di sejumlah titik rawan kepadatan, termasuk kawasan sekitar Lanud Wiriadinata.
Pemerintah memastikan penerangan jalan umum berfungsi dengan baik guna menunjang keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga:Refleksi Malam Tahun Baru di Kota Tasikmalaya: dari Keramaian HZ Mustofa Menuju Doa BersamaMalam Tahun Baru di Kota Tasikmalaya, Ribuan Pejalan Kaki Padati Jalur HZ Mustofa
Sementara itu, aktivitas transportasi publik juga terpantau stabil. Stasiun Tasikmalaya mencatat lebih dari 17 ribu penumpang datang sejak periode Natal hingga malam pergantian tahun.
Kondisi fasilitas dinilai memadai dan mendukung kelancaran arus penumpang.
“Stasiun Tasikmalaya kini menjadi salah satu prioritas di wilayah Priangan Timur. Revitalisasi yang dilakukan berdampak pada kenyamanan pengguna jasa,” ucap Viman.
Menanggapi antusiasme warga menyambut tahun baru, Pemkot mengimbau masyarakat merayakannya secara sederhana dan bertanggung jawab.
Aparat keamanan juga diminta mengedepankan pendekatan humanis di titik-titik keramaian, termasuk dalam penertiban penggunaan kembang api.
“Pergantian tahun sebaiknya dimaknai sebagai refleksi, dilakukan dengan cara-cara positif tanpa mengganggu ketertiban umum,” pungkasnya. (firgiawan)
