Nilai Tukar Pi Network ke Rupiah Hari Ini, Anjlok Hingga 20% dalam 24 Jam!

Pi Network ke Rupiah
Menurut data terbaru, nilai tukar Pi Network ke rupiah hari ini adalah sekitar Rp7.461,79
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Mata uang kripto Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan setelah nilai tukarnya terhadap rupiah mengalami penurunan drastis dalam waktu singkat.

Menurut data terbaru, nilai tukar Pi Network ke rupiah hari ini adalah sekitar Rp7.461,79, yang menunjukkan penurunan sebesar 6,8% dalam satu jam terakhir, dan 20,8% dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Fenomena ini mengejutkan banyak investor dan pengguna Pi Network yang selama ini optimis terhadap pertumbuhan nilai koin digital ini.

Baca Juga:Nilai Pi Network Terjun Bebas! Dalam Sepekan Alami Penurunan Drastis Sebesar 45,6%PI Network Hadapi Tekanan Berat: Harga Anjlok, Kepercayaan Teruji

Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ini sinyal awal dari kejatuhan Pi Network, atau hanya gejolak sesaat dalam pasar kripto?

Sebelum membahas lebih jauh soal pergerakan harga, ada baiknya kita pahami dulu apa itu Pi Network.

Pi Network adalah proyek mata uang kripto yang diluncurkan oleh sekelompok akademisi dari Stanford University.

Tujuannya adalah menciptakan sistem mining (penambangan) kripto yang bisa dilakukan melalui smartphone tanpa menguras baterai dan daya besar.

Proyek ini berhasil menarik perhatian jutaan pengguna di seluruh dunia karena konsepnya yang ramah pengguna dan dapat diakses oleh siapa saja, bahkan tanpa pengetahuan teknis tentang blockchain.

Penyebab Turunnya Harga Pi Network Terbaru

Penurunan tajam pada nilai tukar Pi Network ke rupiah hari ini tentu memunculkan banyak pertanyaan di kalangan komunitas.

Berikut beberapa penyebab turunnya harga Pi Network terbaru yang patut kamu cermati:

1. Belum Terdaftar di Exchange Besar

Baca Juga:Update Harga Pi Network Sore Ini: Naik atau Turun? Simak Analisisnya!Harga Dogecoin Hari Ini Bikin Kaget! Cek Prediksi DOGE Tembus Berapa di 2025?

Salah satu alasan utama mengapa nilai PI belum stabil adalah karena token ini belum resmi terdaftar di exchange besar seperti Binance atau Coinbase.

Meskipun banyak platform kecil yang memperdagangkannya, namun harga yang terbentuk tidak sepenuhnya merepresentasikan nilai riil yang diterima secara luas.

2. Belum Ada Utility Nyata

Sampai saat ini, Pi Network masih berada dalam tahap pengembangan, dan penggunaan PI sebagai alat tukar atau transaksi masih sangat terbatas.

Kurangnya utility nyata membuat investor menjadi ragu untuk mempertahankan kepemilikan mereka.

3. FOMO yang Mulai Redup

Banyak pengguna awal yang tertarik bergabung karena efek FOMO (Fear of Missing Out) atau takut ketinggalan tren.

0 Komentar