Media Italia Sebut Duel AS Roma vs Juventus Sebagai Pertarungan Para Lady

Prediksi AS Roma vs Monza
Pemain AS Roma melakukan selebrasi usai memenangkan pertandingan. (Foto: X AS Roma)
0 Komentar

RADARTASIK.ID – Duel panas antara AS Roma dan Juventus yang digelar pada Senin, 7 April di Stadion Olimpico mendapat sorotan tajam dari media Italia.

Il Messaggero menyebut laga ini sebagai “A Lady Match”, menggambarkan duel dua tim besar Serie A yang beraroma persaingan Eropa.

AS Roma tengah dalam performa apik dengan rentetan hasil positif, kini bertengger di peringkat enam dengan 52 poin.

Baca Juga:Marcus Thuram Pastikan Skuad Inter Tak Bicarakan Treble Winners di Ruang GantiGian Piero Gasperini: Ahli Taktik Hebat yang Gagal Raih Scudetto karena Inter Milan

Mereka hanya tertinggal tiga poin dari Juventus di posisi lima, dan empat poin dari Bologna di peringkat empat yang akan menghadapi Napoli di laga lainnya.

Kemenangan akan membawa Roma menyalip Juventus dan membuka peluang nyata ke Liga Champions.

Namun di Trigoria, masih ada teka-teki susunan pemain. Celik yang baru pulih bisa dimainkan sebagai bek tengah atau sayap, tergantung kebutuhan.

Jika ditarik ke pertahanan, El Shaarawy akan mengisi sektor kanan. Di lini depan, Dovbyk kemungkinan didampingi salah satu dari Soulé, Baldanzi, atau Shomurodov.

Dalam konferensi persnya, pelatih Roma, Claudio Ranieri menyampaikan bahwa tim menggelar latihan terbuka di Tre Fontane pada Kamis, 17 April, sesuai permintaan Presiden klub.

Latihan ini ditujukan untuk para penggemar dan anak-anak yang libur sekolah.

Terkait kondisi skuad, Ranieri memastikan Celik sudah pulih, namun tak akan mengambil risiko dengan menurunkan Rensch.

Baca Juga:Bantuan yang Sudah Mulai Cair Setelah Lebaran, Simak Juga Jadwal dan Syarat Pencairan PKH Tahap 2OPPO Find X8 Ultra Resmi Meluncur: Begini  Spesifikasi Dan Fitur Unggulannya

Ia juga memuji performa Hummels yang tetap solid usai laga kontra Bilbao, menyebut pertahanan tim sebagai hasil kerja kolektif.

Untuk posisi sayap kanan, Ranieri masih menimbang antara El Shaarawy dan Matias Soulé.

Ia mengakui El Shaarawy sedikit kelelahan dan memberi pujian pada Soulé, namun keputusan akan diambil di menit-menit akhir.

Soal Ndicka, Ranieri mengapresiasi ketepatan, kecepatan, dan kelincahannya di lini belakang. Ia menyebut bek asal Pantai Gading itu sebagai pemain yang jarang dibicarakan, namun sangat konsisten.

“Saya suka dia karena dia selalu tepat sasaran, cepat, dan lincah. Dia kuat seperti itu. Saya banyak membicarakannya di ruang ganti, Anda jarang membicarakannya,” kata Ranieri.

Sementara itu, Corriere dello Sport mengangkat tajuk “Risiko Tudor”, menyoroti bentrokan antara pelatih anyar Juventus Igor Tudor dan Ranieri.

0 Komentar