RADARTASIK.ID – Pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, menegaskan bahwa dirinya tidak menyimpan dendam terhadap Juventus jelang duel panas di Stadion Olimpico, Senin 7 April mendatang.
Meski masa kepelatihannya di Turin berakhir dengan pemecatan pada 2009, Ranieri memilih untuk menatap laga ini dengan sikap sportif dan penuh respek.
“Itu bukan perpisahan yang traumatis karena kebenaran bukan seperti yang dikatakan. Saya tahu bagaimana sebenarnya. Jika suatu hari saya menulis buku, saya akan menceritakan kebenarannya,” ujar Ranieri dikutip dari Calciomercato.
Baca Juga:Media Italia Sebut Duel AS Roma vs Juventus Sebagai Pertarungan Para LadyMarcus Thuram Pastikan Skuad Inter Tak Bicarakan Treble Winners di Ruang Ganti
“Tidak ada rasa balas dendam. Ini akan menjadi pertandingan yang hebat. Dua tim yang sama-sama ingin berjuang untuk sesuatu yang lebih,” lanjutnya.
Ranieri dipecat dari Juventus pada akhir musim 2008/2009 setelah rentetan hasil buruk, termasuk tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
Meski sempat membawa Juventus ke posisi ketiga di musim sebelumnya, tekanan tinggi membuat manajemen menunjuk Ciro Ferrara sebagai penggantinya dua pekan sebelum musim berakhir.
Namun, Ranieri kini tak ingin menengok ke belakang. Fokusnya tertuju pada laga melawan Juve yang menurutnya telah mengalami transformasi di bawah pelatih baru, Igor Tudor.
“Saya rasa mereka sudah mengubah filosofi bermain. Tudor punya waktu lebih untuk bekerja bersama tim dan saya yakin dia akan menerapkan idenya dengan baik,” ulas pelatih berusia 72 tahun itu.
Saat ditanya apakah dirinya pernah berbicara pada para pemain soal kegagalan Roma di laga-laga besar, Ranieri mengakui belum membahas aspek tersebut.
“Saya belum membahas sudut pandang itu. Setiap pertandingan punya cerita sendiri, apalagi dari satu musim ke musim berikutnya,” katanya.
Baca Juga:Gian Piero Gasperini: Ahli Taktik Hebat yang Gagal Raih Scudetto karena Inter MilanBantuan yang Sudah Mulai Cair Setelah Lebaran, Simak Juga Jadwal dan Syarat Pencairan PKH Tahap 2
“Kami tahu Juventus tim yang hebat, mereka memulai musim dengan baik dan masih ada di atas. Tapi kami juga akan siap,” tegasnya.
Ranieri menyadari jadwal padat dan berat menanti Roma di sisa musim. Namun ia menegaskan bahwa motivasi tim tetap tinggi.
“Kami akan menghadapi satu per satu pertandingan melawan tim-tim hebat. Saya ingin fans kami bangga, apa pun hasilnya. Dengan begitu, kami bisa menang atau kalah, tapi dengan kepala tegak,” ucapnya.