RADARTASIK.ID – Info bansos terbaru kali ini mencakup lima informasi penting yang wajib diketahui oleh penerima maupun calon penerima bantuan.
Selain itu, ada satu kabar kurang baik bagi sebagian penerima yang perlu diperhatikan.
Dilansir dari kanal Nita’s TV, pencairan bansos saat ini masih dilakukan secara bertahap.
Baca Juga:KA Pasundan Lebaran: Pilihan Mudik Ekonomis, Hadir Mulai 21 Maret 2025, Tarif Mulai Rp 88.000
Tidak semua penerima mendapatkan bantuan secara bersamaan, baik penerima baru maupun penerima lama.
Di tahun 2025, ada penerima baru yang ditambahkan dalam daftar, sementara beberapa penerima lama terpaksa dihapus. Berikut adalah lima informasi yang harus diperhatikan:
1. BLT Dana Desa Cair
Kabar baik bagi penerima BLT Dana Desa, karena bantuan ini sudah mulai dicairkan di beberapa desa.
Desaran yang diterima bervariasi, tergantung kebijakan desa masing-masing. Ada penerima yang mendapat Rp 1.500.000 untuk periode Januari-Mei 2025, sementara lainnya menerima Rp600.000.
Jika sudah menerima surat undangan dari desa, segera ambil bantuan sesuai jadwal agar tidak hangus.
2. Update Data Penerima Bansos: DTKS Berubah Jadi DTSEN
Pemerintah memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi DTSEN.
Dengan perubahan ini, seluruh daftar penerima bantuan seperti Bantuan PKH BPNT 2025 akan diperiksa ulang.
Jika Anda masih memenuhi syarat, bantuan akan tetap diberikan. Namun, jika tidak lagi layak, bantuan akan dihentikan.
Anda bisa mengecek status penerimaan melalui cekbansos.kemensos.go.id.
3. Verifikasi Rumah Penerima Bansos oleh Petugas
Baca Juga:
Bagi penerima PKH dan BPNT, beberapa rumah telah disurvei oleh petugas untuk menilai kelayakan penerima bantuan.
Proses verifikasi rumah penerima Bansos ini tidak hanya melihat kondisi rumah, tetapi juga faktor lain yang menentukan kelayakan.
Jika rumah Anda tidak disurvei, ada dua kemungkinan: data Anda masih aman dan tetap menerima bantuan, atau nama Anda telah dihapus dari daftar penerima.
4. Pencairan BPNT Susulan di Akhir Ramadan
Penerima bansos uang tunai 600 ribu bisa bernafas lega karena BPNT susulan telah dicairkan menjelang akhir Ramadan.
Beberapa penerima sudah menerima dana ini, sementara yang lainnya bisa mengecek saldo KKS mereka.
Untuk mempermudah, disarankan menggunakan mobile banking agar tidak perlu bolak-balik ke ATM.