Forum Peduli Cihideung Bagikan 138 Paket Sembako Jelang Idul Fitri

Forum Peduli Cihideung
Forum Peduli Cihideung membagikan paket sembako untuk warga, Selasa (25/3/2025). (Firgiawan/Radartasik.id).
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga, Forum Peduli Cihideung membagikan 138 paket sembako kepada masyarakat di RW 004, Kelurahan Cihideung. Pembagian dilakukan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Forum Peduli Cihideung, Dadan Ramdhani, menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari dana yang dikumpulkan selama delapan bulan sebelum Idul Fitri.

Selain itu, ada juga iuran dari para pedagang di kawasan pedestrian, di mana sebagian dana yang terkumpul digunakan untuk retribusi kebersihan dan sisanya disisihkan untuk kegiatan sosial.

Baca Juga:Jenazah Warga Kota Tasikmalaya yang Tenggelam di Perairan Ketapang Akhirnya DimakamkanVandalisme "Radar Jangan Bungkam" Hiasi Pemandangan di Seberang Kantor Radar Tasikmalaya Grup

“Selain berbagi sembako, kami juga memberikan bantuan kepada Masjid Bani Yusuf berupa mimbar, karpet, serta uang tunai Rp 500 ribu untuk Masjid Bani Yusuf dan Masjid Bani Hasan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu lingkungan sekitar,” ujar Dadan disela pendistribusian paket sembako di bale warga, Selasa (25/3/2025).

Kegiatan sosial ini sudah berjalan selama dua tahun. Tahun lalu, saat Idul Adha, forum juga menyalurkan dua ekor kambing kurban.

Dadan menegaskan bahwa kelebihan dana dari pengelolaan pedestrian dikembalikan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk.

Seperti bantuan fasilitas untuk lingkungan dan tempat ibadah, serta pemeliharaan sarana seperti lampu dan kebersihan area pedestrian.

“Kami selalu transparan dalam pengelolaan dana dan terbuka kepada warga. Laporan keuangan juga diumumkan untuk menjaga kepercayaan bersama. Pengurus hanya menjalankan amanah yang dipercayakan oleh warga dan pemerintah,” tambahnya.

Dalam Festival Ramadan yang berlangsung selama 15 hari hingga Lebaran, Forum Peduli Cihideung mewadahi 285 pedagang, baik dari warga setempat maupun luar daerah.

Para pedagang ini beroperasi secara musiman saat Ramadan, sedangkan setelahnya, area pedestrian kembali ditempati oleh pedagang tetap.

Baca Juga:Cecep-Asep Dapat Kekuatan Tambahan Usai Kiai se-Tasikmalaya Selatan Total Beri Dukungan di PSU!Pantes Pasar Dadakan di HZ Mustofa Kota Tasikmalaya Tak Terbendung, Ternyata Ada Pungutan Liar!

Dadan juga menepis stigma negatif terhadap forum yang seolah dianggap menyaingi peran pemerintah.

Menurutnya, forum justru berupaya membantu UMKM dengan tarif sewa yang fleksibel, yaitu Rp 4.000 untuk siang hari dan Rp 5.000 untuk malam hari.

Bahkan, jika pedagang belum mendapatkan keuntungan, mereka tidak dipaksa membayar.

“Kami memahami kondisi pedagang. Sementara itu, biaya yang terkumpul digunakan untuk pemeliharaan dan kebersihan lingkungan. Banyak pedagang yang ingin berjualan di sini karena sistem yang lebih fleksibel dan mendukung UMKM,” paparnya.

0 Komentar