Ia mengaku sangat menikmati awal pertandingan, karena timnya tampil dengan semangat dan intensitas tinggi.
Pada saat jeda, Imanol memberi instruksi kepada para pemain untuk bertahan dengan skor 2-0, berharap bisa mencetak gol lagi di akhir pertandingan.
Namun, ia akhirnya menyadari bahwa apa yang terjadi memang sudah tak terelakkan.
Baca Juga:Perkuat Pertahanan Atletico Madrid, Bek Barcelona Inigo Martinez Jadi Buruan Utama Simeone Musim Panas IniMakin Nyaman, Barcelona Memimpin Puncak Klasemen La Liga Setelah Kemenangan Telak Atas Real Sociedad
Imanol juga tidak dapat mengabaikan keunggulan Barcelona setelah kartu merah tersebut.
Ia menyadari bahwa meskipun timnya sempat unggul satu pemain, Barcelona dengan mudah menemukan celah dan pemain yang bebas.
Dengan satu pemain yang harus keluar, tugas untuk menekan dan merebut bola menjadi hampir mustahil, terlebih dengan kondisi fisik yang semakin menurun.
Imanol mengakui bahwa kelelahan menjadi faktor penting yang memengaruhi timnya untuk tidak bisa bertahan maksimal dalam tekanan yang diberikan oleh Barcelona.
Secara keseluruhan, meskipun Real Sociedad berjuang keras, Imanol sadar bahwa permainan yang seimbang menjadi sangat sulit setelah kartu merah, dan tim lawan pun memanfaatkan situasi tersebut dengan sempurna. (Sandy AW)
Sumber: Marca
