TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Pemerintah terus berupaya meningkatkan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat, salah satunya melalui pengembangan budi daya peternakan di kawasan Upland Kabupaten Tasikmalaya.
Fokus utama dari program ini adalah pemeliharaan ternak ruminansia kecil, seperti kambing dan domba, yang memiliki peran penting dalam penyediaan protein hewani serta bahan baku pembuatan pupuk organik untuk mendukung budidaya padi organik di wilayah tersebut.
Namun, selama ini, banyak petani yang masih mengandalkan pola pemeliharaan ekstensif tradisional, di mana ternak dibiarkan berkeliaran, diikat, atau berpindah-pindah untuk mencari pakan di lahan bebas.
Baca Juga:Evaluasi Kinerja Tenaga Pendamping Upland Kabupaten Tasikmalaya untuk Optimalkan Capaian Tahun 2024Rehabilitasi Jaringan Irigasi Upland Project Tingkatkan Pengairan Persawahan Kabupaten Tasikmalaya
Pola ini menyebabkan kesulitan dalam pengontrolan penyakit, pengaturan perkembangbiakan, serta perawatan ternak yang optimal.
Untuk memperbaiki kondisi tersebut, diperlukan perubahan menuju sistem pemeliharaan yang lebih terorganisir dan efisien.
Salah satu langkah penting yang diambil adalah melalui program Sekolah Lapang Manajemen Usaha Peternakan (SL-MUP).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengelola usaha peternakan secara lebih baik, khususnya dalam hal pengelolaan pakan, kesehatan ternak, sistem perkandangan, serta pengaturan perkawinan.
SL-MUP merupakan kegiatan pelatihan yang dirancang untuk mengedukasi peternak mengenai berbagai aspek penting dalam manajemen usaha peternakan.
Program ini mencakup pelatihan tentang penggemukan ternak, pembiakan yang baik, serta pemanfaatan limbah ternak secara efektif.
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 27 hingga 30 Mei 2024, dengan dua angkatan yang masing-masing diikuti oleh petani yang juga berperan sebagai peternak.
Baca Juga:Upland, Pemicu Kebangkitan Ekspor Beras Organik Kabupaten TasikmalayaPekarangan Kosong Jadi Sumber Uang? Begini Cara Wanita Tani Upland Kabupaten Tasikmalaya Mewujudkannya
Angkatan pertama akan diadakan di UPPO Sadar Bakti III Desa Bantarkalong, dan angkatan kedua di UPPO Biogas Harapan Satu Desa Padawaras, Kecamatan Cipatujah.
Tujuan utama dari SL-MUP ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan peternakan di wilayah tersebut, yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas ternak dan keberlanjutan usaha peternakan.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperbaiki manajemen kelembagaan, memaksimalkan pemanfaatan limbah ternak, dan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha peternakan secara lebih profesional.
Sebagai fasilitator, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Tasikmalaya, termasuk pengawas bibit ternak, pengawas mutu pakan, serta tenaga medis veteriner dan petugas inseminasi buatan.