PANGANDARAN – Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangandaran Uki mengatakan, jumlah penduduk Kabupaten Pangandaran berdasarkan tingkat pendidikan pada tahun 2020 semester II didominasi lulusan Sekolah Dasar (SD).

“Belum tamat SD atau sederajat berdasarkan jenis kelamin untuk laki-laki 15.694 orang dan perempuan 14.360 orang. Berarti ada 30.054 orang tidak melanjutkan sekolah. Sementara untuk tamatan SD sederajat jumlah laki-laki 78.841 orang dan perempuan 90.160 orang. Total ada 169.001 orang,” katanya kepada wartawan Minggu (6/3/2022).

Bahkan kata Uki, penduduk Kabupaten Pangandaran yang belum sekolah tercatat sebanyak 103.127 orang. Sementara lulusan SLTP sederajat sebanyak 67.268 orang dan SLTA, SMA, MA sebanyak 44.502 orang. “Lulusan diploma cukup banyak sekitar 1.720 orang. Akademi diploma III atau sarjana muda ada 2.397 orang dan diploma IV atau SI sebanyak 9.547 orang,” jelasnya

Sementara lulusan S2 masih terbilang sedikit. Tercatat pada tahun 2021 hanya ada 31 orang. “Untuk lulusan S3 sebanyak 31 orang,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Dodi Djubardi mengatakan, jumlah tingkat pendidikan dihitung berdasar keseluruhan seluruh warga Pangandaran. “Jadi dihitungnya termasuk usia 50 tahun ke atas yang dulunya hanya tamatan SD,” terangnya.

Dodi mengatakan Angka Partisipasi Murni (APM) memang rendah. Namun Angka Partisipasi Kasar (APK) lebih dari 100 persen. “Karena banyak anak dari luar kabupaten lain sekolah ke Pangandaran,” ucapnya.

Jumlah penduduk berdasar Data Kependudukan Bersih semester II tahun 2021 sebanyak 428.242 orang. Dengan rincian untuk laki-laki 214.541 orang dan perempuan 213.701 orang. (den)

By Midi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: