TAWANG, RADSIK – Dampak utang dua pemerintah daerah berimbas terhadap tunggakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo terhadap penyedia obat-obatan. Sejak Februari sampai akhir Juli lalu, tercatat utang rumah sakit plat merah kepada pemasok mencapai Rp 15 miliar.

Dewan Pengawas RSUD dr Soekardjo Dr H Undang Sudrajat menuturkan, saat ini pengiriman obat-obatan dalam memenuhi operasional rumah sakit masih berlangsung. Namun, manajemen belum bisa membayar tunggakan yang sudah terhitung sejak awal tahun ini.

“Sampai saat ini masih diberi suplai. Tetapi kami khawatir, mereka menyetop kiriman karena kita tidak bisa bayar sejak Februari sampai awal Agustus ini,” katanya menjelaskan kepada Radar, Rabu (10/8/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: