MANGKUBUMI, RADSIK – Masyarakat Kecamatan Mangkubumi banyak yang mengandalkan pekerjaannya di bidang kerajinan anyaman bambu, sandal, peternakan dan ekonomi kreatif lainnya. Namun, situasi pasar global dan pandemi Covid-19 menghentikan usaha mereka.

Seperti yang diungkapkan Dedi Abdul Muis. Pengusaha tersebut memaksa menekan tenaga kerja dan melakukan efisiensi lantaran tersendat beroperasi. Baca selengkapnya, disini

%d blogger menyukai ini: