TLC Perkenalkan Konsep Politik Pemberdayaan Masyarakat dalam Penjaringan Bacawalkot Tasikmalaya

TASIK, RADARTASIK.ID – Tim Penjaringan Tasikmalaya Leaders Club (TLC) di bawah kepemimpinan Ketua Tim, Wahyudin, telah memulai langkah-langkah inovatif dalam menyiapkan bakal calon wali kota atau bacawalkot Tasikmalaya untuk Pilkada 2024.

Melalui konsep politik pemberdayaan masyarakat, TLC bertujuan untuk memastikan masyarakat bukan hanya menjadi objek politik, tetapi juga subjek politik dan perubahan yang sebenarnya.

Sejak tanggal 12 April 2017, tim penjaringan TLC memulai poling melalui grup WhatsApp bernama “100 Calon Pemimpin Tasik” yang diikuti oleh 2.721 orang. Diskusi dalam grup ini berkaitan dengan kondisi sosial politik Tasikmalaya. Tim bahkan membentuk tim 9 untuk merumuskan konsep Politik Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya (PPMT).

Baca juga: Wajah-Wajah Baru Masuk Usulan Calon Wali Kota Tasikmalaya 2024, Berikut Daftar Namanya

Ketua Tim Penjaringan TLC Wahyudin mengatakan, poling itu berawal dari tanggal 12 April 2017 lalu saat membuat grup WhatsApp yang diberi nama 100 Calon Pemimpin Tasik.

Berangkat dari diskusi tentang kondisi sosial politik Tasikmalaya. Pihaknya bahkan pernah membentuk tim 9 untuk membuat konsep PPMT (Politik Pemberdayaan Masyarakat Tasikmalaya).

“Bagaimana caranya agar masyarakat bisa berdaya hidupnya sehingga punya kemandirian dan kedaulatan secara politik. Masyarakat benar-benar jadi subjek politik dan subjek perubahan bukan selalu jadi objek politik,” ujar Wahyudin.

Baca juga: Dinilai Cawalkot Potensial, Ivan Dicksan Didorong Maju di Pilkada 2024

Perluas WAG

Menyongsong helatan Pilkada 2024 pihaknya memperluas anggota WAG dengan mengundang para ketua parpol, ketua ormas, para anggota DPRD dan para kandidat Bacawalkot Tasikmalaya.

“Sehingga anggota WAG menjadi sekitar 121 orang dan selanjutnya kami ubah namanya menjadi grup 100+ Calon Pemimpin Tasik,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *