SARIWANGI, RADSIK – Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya menegaskan sudah melakukan upaya dalam menyelesaikan persoalan tanah bekas sodetan bukit yang sebagian masuk saluran air dan Sungai Cikunten dengan mengevakuasi menggunakan alat berat dan truk.

Kabid Jalan dan Jembatan pada Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Romi Gandara mengatakan, pihaknya sudah melakukan evakuasi material tanah hasil sodetan bukit dalam pembangunan dan pelebaran Jalan Cidugaleun-Parentas Kecamatan Cigalontang menggunakan alat berat dan truk. “Sudah dilakukan relokasi ke tempat lain,” ujar dia kepada Radar, kemarin.

Namun, saat dikonfirmasi terkait perencanaannya seperti apa dalam pembuangan material tanah hasil sodetan sehingga mengakibatkan adanya pencemaran ke Sungai Cikunten? Romi belum memberikan jawaban saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: