TAWANG, RADSIK – Taman Kota menjadi salah satu ruang publik di Kota Tasikmalaya yang dilengkapi berbagai sarana dan fasilitas. Namun fasilitas tersebut kerap rusak karena ulah tangan jahil.

Pantauan Radar, setiap harinya banyak warga yang mendatangi kawasan tersebut. Ada yang sekalian lewat, beristirahat, atau pun sengaja ingin menikmati suasananya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya H Deni Diyana mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai perbaikan. Dari mulai sarana bermain anak dan beberapa fasilitas yang ada di Taman Kota.

”Saya sudah instruksikan supaya perbaikan dilakukan sebelum rusak berat,” ujarnya kepada Radar, Kamis (2/6/2022).

Saat ini pun DLH sedang mempersiapkan perbaikan plafon bangunan di tengah taman. Supaya warga yang duduk di tempat itu tetap aman dan merasa nyaman.

”Itu bagian dari pemeliharaan, supaya pengunjung merasa nyaman,” katanya.

Di sisi lain, pihaknya meminta supaya masyarakat bisa ikut menjaga segala sarana yang ada di Taman Kota. Karena ruang publik tersebut rentan dirusak tangan jahil yang tidak bertanggung jawab.

 

”Rantai di area air mancur saja pada hilang,” ucapnya.

Selain itu sarana bermain anak juga dipersilakan untuk dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Namun jangan sampai melakukan hal yang bisa merusak.

”Bukannya tidak boleh dipakai, tapi jangan sampai merusak apalagi mencuri,” tuturnya.

Sebagai antisipasi, pihaknya sampai harus mengamankan sarana pengeras suara yang terpasang di area air mancur. Karena jika dipasang begitu saja khawatir menjadi sasaran tangan jahil.

”Di situ kan ada speaker, sementara kita amankan dulu,” ucapnya.

Salah seorang pengunjung, Rizwan Hermawan (28) bersyukur dengan perbaikan di kawasan Taman Kota. Menurut dia, hal itu sudah menjadi kewajiban pemerintah sebagai penanggung jawab.

”Jangan sampai sudah parah, baru diperbaiki,” katanya.

Disinggung soal ulah tangan jahil, dia belum pernah melihat ada aktivitas yang janggal. Namun dia sepakat jika selaku pengunjung, harus punya beban moral untuk menjaga segala fasilitas yang ada.

”Belum pernah lihat sih, memalukan juga kalau memang ada yang sengaja merusak atau mencuri,” tuturnya. (rga)

%d blogger menyukai ini: