CIAMIS, RADSIK – Telur ayam ras seringkali menjadi komoditas penyumbang inflasi, maka diperlukan suatu terobosan agar pasokan telur ayam ras di wilayah Priangan Timur terjaga sesuai kebutuhan, sehingga harga stabil.

Selama ini harga telur sangat dipengaruhi oleh harga pakan ternak yang sangat mendominasi biaya produksi, kurang lebih 80 persen. Kebutuhan pakan ayam ras petelur dipenuhi dari pakan pabrikan.

Saat ini harga pakan pabrik sudah mengalami kenaikan yang tinggi, dari sebelumnya di kisaran Rp 5.500 per-kg menjadi Rp 7.500 per-kg. Hal ini memberatkan peternak ayam ras petelur di Priangan Timur, termasuk peternak rakyat yang tergabung di Klaster Ayam Ras Petelur Kabupaten Ciamis yang ada Dusun Cigebot, Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

 

 

%d blogger menyukai ini: