Supaya Lonjakan Sampah Plastik Hari Raya Kurban Bisa Diminimalisir, Kadis LH Kota Tasikmalaya Sampaikan Ini

tagihan retribusi sampah
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya H Deni Diyana
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Sampah plastik diindikasi akan kembali melonjak di hari raya Idul Adha. Pasalnya, masyarakat terbiasa melakukan distribusi dagung hewan kurban menggunakan kantong plastik.

Hari Raya Idul Adha tentunya dibarengi dengan penyembelihan hewan kurban. Di mana dagingnya akan dibagi-bagikan kepada masyarakat yang biasanya dikemas dengan kantong plastic atau kresek.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya H Deni Diyana tidak memungkiri potensi peningkatan sampah plastik tersebut. Pasalnya sebagian besar penyelenggara kurban membagikan daging menggunakan kantong plastik. “Ya, ada potensi terjadi lonjakan,” ucapnya kepada Radartasik.id, Selasa (11/6/2024).

Baca Juga:Mau Beroperasi, Pasar Purbaratu Tasikmalaya Butuh Perbaikan dan PolesanSoal Rekomendasi Bawaslu ke KASN, Begini Respons Ivan Dicksan Selaku Kandidat Pilkada Sekaligus Sekda

Kendati demikian, lonjakannya tidak akan separah pada Hari Raya Idul Fitri. Di mana kala itu volume sampah meningkat sampai dua kali lipat dari hari-hari normal. “Perhitungan kami paling di 50% peningkatannya,” terangnya.

Menghadapi hal tersebut, pihaknya melakukan optimalisasi pembenahan gundukan sampah di TPA Ciangir. Supaya akses kendaraan pengangkut sampah untuk masuk ke TPA Ciangir tetap terkendali. “Kita terus lakukan pembenahan di TPA supaya siap menampung lonjakan sampah,” ucapnya.

Untuk jumlah armada, pihaknya akan memaksimalkan kendaraan-kendaraan yang ada. Hanya saja intensitasnya ditingkatkan supaya pengangkutan lebih efektif. “Jadwal pengangkutan akan kita tambah,” ucapnya.

Di samping itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menggunakan kemasan yang lebih ramah lingkungan. Sehingga ketika menjadi sampah pun penguraiannya bisa lebih cepat. “Sebisa mungkin tidak menggunakan kantong plastik,” terangnya.

Di Idul Adha tahun lalu, sebagian warga menurutnya sudah sadar soal pengurangan sampah plastik ini. Di mana mereka menggunakan kemasan pipiti dan daun jati untuk membagikan daging kurbang. “Mudah-mudahan tahun ini lebih banyak lagi yang sadar,” imbuhnya.(rga)

0 Komentar