TAWANG, RADSIK – Sebagian pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta masih menanti pencairan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU). Ada juga yang wawas karena status penerimaan yang masih menggantung.

Sebagaimana janji dari pemerintah, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dibarengi dengan bantuan untuk para pekerja. Saat ini sebagian sudah menerima bantuan senilai Rp 600.000 itu.

Kendati demikian, banyak juga yang masih menanti dengan rasa cemas. Bagaimana tidak, karena ketika dicek di beberapa website resmi pemerintahan, hasilnya seolah meragukan.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: