TASIK, RADSIK – Spanduk penolakan terhadap lapak atau booth pedagang kaki lima (PKL) yang mewarnai pagar pembatas jalan di HZ Mustofa ditertibkan petugas. Upaya tersebut bukan menutup ruang aspirasi publik, melainkan menjaga estetika yang sudah hadir di kawasan semipedestrian itu.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum, Ketenteraman Masyarakat, dan Perlindungan Masyarakat (Tibumtranmas Linmas) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tasikmalaya H Budhi Hermawan MSi menuturkan setidaknya terdapat 10 spanduk yang terpasang sepanjang HZ Mustofa sampai Simpang Cihideung itu dilucuti para anggotanya. Hal tersebut, bukan dalam upaya menutup aspirasi atau keinginan masyarakat dalam menjaga kondisi pedestrian. Melainkan dalam upaya menjaga kaidah estetika dan kenyamanan yang sudah terwujud pascapekerjaan rekonstruksi.

”Tadi kami copoti dan tertibkan spanduknya. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasi melalui spanduk di sana. Di mana pada intinya ingin ruang publik ini tetap terjaga. Itu bagus,” tuturnya kepada Radar, Senin (7/11/2022).

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

 

%d blogger menyukai ini: