Soal Penumpang Gelap Kabel Jaringan Internet, Wakil Ketua DPRD : Putuskan Saja Kabelnya

Penumpang gelap kabel jaringan internet
Gulungan kabel kusut menjuntai di Jalan HZ Mustofa, Selasa (22/8/2023)
0 Komentar

TASIKMALAYA, RADARTASIK.ID – Persoalan kekusutan jaringan kabel internet dan kabel penumpang gelap harus disikapi tegas pemerintah Kota Tasikmalaya. Ketika memang ada penumpang gelap alias kabel tak jelas, tinggal putuskan jaringannya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya tentunya punya kemampuan lebih dari kepengurusan RW. Termasuk dalam menyikapi kekusutan kabel jaringan internet yang kerap dipasang secara sembarang.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Muslim MSI mengatakan bahwa persoalan kabel jaringan internet di Kota Tasikmalaya memang belum pernah ada penataan serius. Sehingga seiring berjalannya waktu kondisinya semakin parah. “Bukan hanya kabel internet, listrik pun termasuk,” ujarnya kepada Radartasik.id, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga:Soal Serbuan Lalat Muspika Pertemukan Warga dan Pemilik Kandang, Pemerintah Belum Pastikan Sumber MasalahnyaKehormatan Ulama Perlu Dijaga, Dinamika MUI Kota Tasikmalaya Tidak Seharusnya Memicu Perselisihan

Informasi yang dia dapat dari masyarakat, sebagian profider melakukan pemasangan tanpa sepengetahuan warga setempat. Bahkan laporan kepada pemerintah pun jarang dilakukan. “Sehingga menjadi liar dan seenaknya,” tuturnya.

Dalam hal ini tentunya pemerintah harus ikut bergerak melakukan penertiban. Jangan sampai kalah dengan warga dan pengurus RW yang bisa tegas menyikapi semerawutnya kabel jaringan internet. “Ya pemerintah harus bisa tegas,” ucapnya.

Untuk bisa melakukan ketegasan, tentunya bermula dari pengawasan yang masif. Sehingga bisa termonitor mana kabel yang terpasang di seluruh penjuru kota. “Karena kalau dibiarkan ke depannya semakin parah,” tuturnya.

Hal ini tentunya perlu kolaborasi juga dengan profider pemilik tiang dan jaringan. Untuk mereka yang sudah menempuh mekanisme, perlu ada pembinaan agar pemasangannya secara tertata. “Tapi kalau tidak jelas dan tiba-tiba nyantol tanpa pemberitahuan, putuskan saja kabelnya,” ucapnya.

Sempat muncul gagasan untuk menerapkan sistem tanam untuk segala bentuk jaringan kabel. Yakni dengan membangun dak khusus untuk kabel jaringan internet, listrik dan jenis kabel lainnya. “Tapi sekarang belum kelihatan,” ucapnya.

Para penyedia jasa layanan telekomunikasi pun diminta untuk bisa fair. Jangan hanya mencari untung tanpa memperhatikan keamanan dan kenyamanan lingkungan. “Komunikasi dulu dengan pemilik lahan, baik itu milik warga maupun pemerintah,” terangnya.

0 Komentar