Satu Minggu Lebih, Api di TPAS Purbahayu Pangandaran Masih Menyala

Kebakaran TPAS Purbahayu
Asap menyelimutil TPA Purbahayu yang mengalami kebakaran beberapa waktu lalu. (Deni Nurdiansah/Radartasik.id)
0 Komentar

PANGANDARAN, RADARTASIK.ID – Lebih dari satu minggu api di TPAS Purbahayu tak kunjung padam. Kepulan asap yang ditimbulkan kebakaran pun masih nampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pangandaran Untung mengatakan, masih memantau kebakaran TPA Purbahayu dari pagi sampai dini hari.

“Kadang masih terpantau menyala kecil. Namun kepulan asap masih belum hilang,” ucapnya kepada wartawan Senin 16 Oktober 2023.

Baca Juga:Figur ASN Tercoreng Gegara Skandal, DPRD Kota Banjar Menilai Fungsi Pengawasan LemahSiap Siap, Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Banjar, Catat Waktu dan Tanggalnya

Untung mengatakan, seluruh personel BPBD Kabupaten Pangandaran, Dinas LH Kabupaten Pangandaran dan pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pemantauan titik api di TPAS Purbahayu.

“Ketika dibutuhkan pemadaman, pasti akan dilakukan. Itu pun masih dilakukan sampai saat ini,”” jelasnya.

Warga sekitar, lanjut dia, masih terkena dampak dari asap TPAS Purbahayu. “Memang kalau asap betul masih ke warga ketika ada angin. Biasanya angin itu menuju ke utara, barat, dan selatan, bergantian,” katanya.

Ia terus mengedukasi kepada warga untuk selalu menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di area TPA Purbahayu. “Kami siapkan posko dan  juga selalu menyiapkan masker kepada warga,” terangnya.

Api di TPAS Purbahayu yang Menyala Tak Terjangkau

Sampai saat ini, pihaknya belum menerima keluhan dari warga terkait dampak kesehatan. “Namun, kami terus berkoordinasi dengan Dinkes agar bisa melakukan pemeriksaan warga di lapangan,” jelasnya.

Sementara untuk pembuangan sampah merupakan ranah Dinas LH Kabupaten Pangandaran, namun di lapangan masih ada petugas yang mengatur untuk pembuangan sampah.

“Itu masih berjalan di lokasi yang dinyatakan aman dari api. Itu juga dipisahkan dari lokasi terdampak. Jadi tidak ada penumpukan sampah,” terangnya.

Baca Juga:Rencana Ambil Alih Pengelolaan Pantai Madasari Pangandaran Alot17 Lokasi Kebakaran Lahan di Kota Banjar, Kebanyakan Selama Kemarau

Kata dia, api di TPAS Purbahayu tidak bisa dipadamkan karena tidak terjangkau selang.

“Kalau yang bisa dijangkau itu dimatikan secara manual pakai kayu. Itu digali sehingga titik api dimatikan. Kita juga jaga agar tidak ada sampah baru yang terdampak,” terangnya. (*)

0 Komentar