TASIK, RADSIK – Gambaran soal Upah Minimum Kota (UMK) Tasikmalaya kembali bias. Rumusan yang sudah diterima secara tiba-tiba digugurkan kembali oleh pemerintah pusat.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya Ir Dudi Ahmad Holidi MSi yang mengaku baru-baru ini pihaknya sudah menerima rumusan untuk perhitungan UMK. Dengan begitu, gambaran penyesuaiannya pun sudah tergambar. ”Ada kenaikan sedikit,” ujarnya usai menerima kunjungan dari Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Dr Cheka Virgowansyah, Rabu (16/11/2022).

Namun pihaknya enggan untuk menyebutkan angka kenaikan secara detail. Pasalnya beberapa jam sebelumnya rumusan itu tidak akan digunakan alias digugurkan oleh pemerintah pusat. ”Hasil zoom meeting tadi siang (kemarin) rumusan itu tidak dipakai,” tuturnya.

Baca selengkapnya, khusus pelanggan Epaper silakan klik, Login

Belum berlangganan Epaper? Silakan klik Daftar!

%d blogger menyukai ini: